Selasa 19 Dec 2023 09:52 WIB

Aktivis KAMMI Laporkan Kasus Pengeroyokan ke Polres Jakarta Timur

Pelapor memiliki bukti rekaman dari kamera pengawas (CCTV)

Rep: Ali Mansur/ Red: Mansyur Faqih
Aktivis Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Rizki Agus Saputra melaporkan dua orang terkait kasus pengeroyokan yang dialaminya di kawasan Duren Sawit ke Polres Metro Jakarta Timur, Senin
Foto: ngapak.com
Aktivis Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Rizki Agus Saputra melaporkan dua orang terkait kasus pengeroyokan yang dialaminya di kawasan Duren Sawit ke Polres Metro Jakarta Timur, Senin

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktivis Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Rizki Agus Saputra, melaporkan dua orang terkait kasus pengeroyokan yang dialaminya di kawasan Duren Sawit ke Polres Metro Jakarta Timur, Senin (18/12/2023). Sedangkan satu pelaku yang merupakan oknum TNI Angkatan Udara (AU) dilaporkan ke Detasemen Polisi Militer (Denpom) Jaya II, Cijantung, Jakarta Timur.

“Kami laporkan dua orang yang ikut bersama-sama mengeroyok. Kita laporkan pasal 170 KUH Pidana. Dikeroyok bersama-sama di ruang publik terbuka di jalan umum,” ujar kuasa hukum PP KAMMI, Zainur Ridlo kepada awak media, Senin (18/12/2023).

Baca Juga

Kendati demikian, Zainur mengaku pihaknya belum mengetahui secara pasti dua warga yang dilaporkan adalah kawan dari oknum anggota TNI AU tersebut. Namun, pihaknya memiliki bukti rekaman dari kamera pengawas atau CCTV. Sehingga diharapkan, dapat mengungkap dua pelaku dari warga sipil tersebut. 

“Kita punya bukti petunjuk dari foto CCTV dan visum Oleh karena itu kita akan berangkat untuk visum lagi surat pengantar dari Polres Metro Jakarta Timur. Kalau yang sebelumnya kan diajukan dari Puspam,” kata Zainur menjelaskan.

Sementara itu Rizki mengaku mengalami luka lebam di bagian mata. Bagian pinggangnya pun kerap terasa sakit akibat pengeroyokan. Dia berharap kasus yang menimpanya bisa diselesaikan dengan cepat dan kasus serupa tidak kembali terulang.

Dia menjadi korban pengeroyokan oleh tiga orang pria di Jalan Delima, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Jumat (15/12/2023) lalu. "Lebam di sini (mata) masih terlihat ya masih biru. Saya juga akan menjalani visum kedua sebelumnya di angkatan darat selanjutnya akan visum lagi dari Polres Jakarta Timur,” tutur Zainur.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement