Rabu 06 Dec 2023 09:30 WIB

Tak Hanya Dibekap Hingga Tewas, Ini Perbuatan Keji Alung Terhadap Fitria

Pelaku membunuh Fitria karena korban enggan diputus hubungannya.

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Agus raharjo
Tampang Rahmat Agil alias Alung (20 tahun), pria di Bogor yang membunuh pacarnya dengan membekap korban di dalam hotel, lalu meninggalkan jasad korban dalam sebuah ruko di Jalan Dokter Sumeru, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.
Foto: Republika/Shabrina Zakaria
Tampang Rahmat Agil alias Alung (20 tahun), pria di Bogor yang membunuh pacarnya dengan membekap korban di dalam hotel, lalu meninggalkan jasad korban dalam sebuah ruko di Jalan Dokter Sumeru, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR— Rahmat Agil alias Alung (20 tahun), tega membunuh kekasihnya bernama Fitria Wulandari (22) di sebuah hotel Kota Bogor, karena korban enggan diputus cintanya. Tak hanya membunuh korban dengan membekap jalur nafasnya, ternyata sang juru parkir ini juga melukai beberapa bagian wajah korban hingga penuh luka.

Kasat Reserse Kriminal Polrest Bogor Kota, Kompol Rizka Fadhila, mengatakan tersangka sempat mengigigit hidung dan mencakar wajah korban. Alhasil setelah korban meninggal dunia, bagian wajah korban masih mengeluarkan darah dan busa.

Baca Juga

“Pelaku sempat menggigit hidung korban, dan (saat korban dibekap) ada perlawanan jadi (wajah korban) sempat tercakar saat proses membekap. Ada cakaran,” kata Rizka, Selasa (5/12/2023).

Lebih lanjut, Rizka menjelaskan, tersangka membekap korban karena kesal korban menolak untuk diputus cintanya dan berteriak. Hal itu terjadi di dalam kamar sebuah hotel di Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor pada Jumat (1/12/2023) dini hari

 

“Karena tidak ingin diputuskan, korban memberontak dan teriak-teriak. Jadi seketika pelaku menghentikan teriakan korban melakukan pembekapan,” ujarnya.

Setelah membekap korban hingga lemas, Rizka mengatakan, tersangka membaringkan korban di tempat tidur dan tidur di sebelahnya. Sekitar empat jam kemudian, korban sudah dalam keadaan kaku dan dingin.

Kondisi tubuh korban kala itu, kata Rizka, juga diketahui oleh teman tersangka yang diminta tolong untuk membawa korban keluar dari hotel. Kendati demikian, belum diketahui apakah saat itu korban sudah meninggal dunia atau belum.

“Saksi (teman tersangka) mengatakan dalam keterangannya, korban sudah dalam kondisi dingin. Apakah dingin karena kondisi AC dalam kamar, atau karena apa, itu kita masih perlu pendalaman,” ujarnya.

Sebelumnya, diberitakan Polresta Bogor Kota telah mengungkap bahwa Rahmat Agil alias Alung (20 tahun), membunuh pacarnya, Fitria Wulandari (22), dan meninggalkan jasadnya dalam sebuah ruko di Jalan Dokter Sumeru, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Padahal sebelumnya Alung mengaku bahwa ia cekcok dengan korban, lalu korban loncat dari motor hingga terluka.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso, mengungkapkan Alung membunuh Fitria dengan membekap mulut dan hidung korban. Hal itu dilakukannya pada Jumat (1/12/2023) dini hari di sebuah hotel di Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Di hotel, tersebut, kata Bismo, tersangka ingin memutuskan hubungan asmaranya dengan korban. Namun korban menolak dan berteriak.

“Tersangka lalu membekap mulut korban, menutup jalan nafas korban dari hidung dan mulut selama lima menit. Kemudian menekan leher korban sehingga korban kehabisan nafas dan meninggal dunia,” kata Bismo.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement