Ahad 26 Nov 2023 18:13 WIB

Bima Arya: IPB University Jadi Bagian Riset dan Inovasi Pemkot Bogor  

Keberadaan IPB University menjadi bagian dari sektor akademisi yang ikut terlibat.

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Gita Amanda
Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, menyebut Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sudah berkolaborasi dengan IPB University selama kurang lebih 10 tahun. (ilustrasi)
Foto: Republika/Shabrina Zakaria
Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, menyebut Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sudah berkolaborasi dengan IPB University selama kurang lebih 10 tahun. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, menyebut Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sudah berkolaborasi dengan IPB University selama kurang lebih 10 tahun. Keberadaan IPB University menjadi bagian dari sektor akademisi yang ikut terlibat dalam berbagai riset dan inovasi yang dilakukan Pemkot Bogor.

Ia pun menyampaikan apresiasi atas kiprah IPB baik skala lokal, nasional maupun internasional. “Indikatornya banyak kalau kita bicara kontribusi. Untuk di level kota IPB menjadi bagian dari sebagian besar riset dan inovasi yang dilakukan oleh pemerintah kota,” kata Bima Arya saat Reuni Akbar 60 tahun IPB University di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, dikutip Ahad (26/11/2023).

Baca Juga

Bima Arya pun tak pernah lupa ketika menghadapi Pandemi Covid-19, pihaknya bersama IPB University melakukan riset bersama untuk memetakan perilaku warga saat itu. Selain melakukan riset, Rektor IPB, Arif Satria juga menjadi salah satu tim penyeleksi pejabat di lingkungan Pemkot Bogor.

Pada momentum Reuni Akbar 60 tahun IPB University yang diselenggarakan Himpunan Alumni (HA) IPB University, Bima Arya menyampaikan pengaruh dan kontribusi IPB University dalam pemikiran, ide, gagasan serta riset dan jejaring, baik lokal, nasional maupun internasional sangat kuat. 

Ketika ia melakukan kunjungan kerja ke luar negeri, seperti ke Korea, Tokyo, Australia dan sebagainya, nama IPB University begitu sangat terkenal. Bahkan, seringkali rektor dan pejabat di wilayah tersebut bercerita tentang rektor IPB yang juga beberapa kali melakukan kunjungan.

“Dimana-mana itu IPB, dari Balai Kota, BUMD, nasional, internasional itu jejaring IPB. Jadi wajar kalau 60 tahun ini spiritnya adalah kontribusi IPB dan alumni untuk Indonesia dan dunia,” katanya.

Rektor IPB University, Arif Satria, mengatakan saat ini IPB sudah mendampingi 4.520 desa atau sekitar 6,1 persen desa di Indonesia dengan berbagai program. Di antaranya program dari alumni yakni Midesa, dosen pulang kampung, sekolah peternakan rakyat dan sebagainya.

“Ada banyak lagi program kita ke masyarakat, termasuk program tani center itu adalah bagian dari kita agar inovasi-inovasi itu masuk ke desa. Karena desa ini harus jadi tumpuan industrialisasi ke depan. Karena kalau tidak ada konektivitas desa dan kota maka yang terjadi adalah ketimpangan,” jelasnya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement