Rabu 22 Nov 2023 17:18 WIB

Pastikan Netralitas, Panglima TNI Bangun Posko Pengaduan Pemilu

Menegaskan netralitas, Panglima TNI yang baru membangun posko pengaduan pemilu.

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Bilal Ramadhan
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Menegaskan netralitas, Panglima TNI yang baru membangun posko pengaduan pemilu.
Foto: Republika/ Dessy Suciati Saputri
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Menegaskan netralitas, Panglima TNI yang baru membangun posko pengaduan pemilu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memastikan netralitas TNI dalam penyelenggaraan pemilu. Usai dilantik, Agus menyebut bahwa dirinya telah membuat posko pengaduan di berbagai wilayah untuk melaporkan jika ada oknum TNI yang tidak netral.

"Tentang netralitas TNI dua hari yang lalu sudah kick off tentang netralitas dan pembuatan posko pengaduan. Jadi nanti di wilayah-wilayah ada posko pengaduan. Apabila ada oknum TNI yang tidak netral itu bisa dilaporkan ke pos-pos tersebut," kata Agus di Istana Negara, Rabu (22/11/2023).

Baca Juga

Agus mengaku telah menginstruksikan kepada jajarannya untuk memberikan penyuluhan terkait netralitas TNI. Netralitas TNI ini tercantum dalam Undang-Undang RI Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI yang disebutkan bahwa TNI tidak boleh berpolitik praktis.

Selain itu ada pula Undang-Undang (UU) Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 yang mengatur mengenai tindak pidana bagi TNI jika melakukan politik praktis. Menurutnya, seluruh aturan tersebut sudah diketahui oleh anggota TNI.

"Kemudian UU 7/2017 tentang pemilu, apabila ada oknum TNI masih organik melakukan politik praktis akan ada tindakan pidana ataupun teguran pimpinannya," ujarnya.

Selain itu, Agus menyebut telah menggelar deklarasi pemilu damai 2024 bersama Kapolri, Pangdam, dan Kapolda. Deklarasi pemilu damai tersebut juga melibatkan seluruh elemen masyarakat, baik TNI-Polri, KPU, Bawaslu, tokoh agama, dan juga tokoh masyarakat.

"Kita harapkan pelaksanaan pemilu bisa berjalan sesuai dengan yang ditentukan dalam keadaan aman dan damai," kata Agus.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement