Selasa 14 Nov 2023 23:02 WIB

Co-Captain Timnas AMIN Tom Lembong, Lulusan Harvard yang Pernah Jadi Penasihat Jokowi

Co Captain Timnas AMIN, Tom Lembong pernah jadi penasihat Jokowi saat Gubernur DKI.

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Bilal Ramadhan
Thomas Trikasih Lembong. Co Captain Timnas AMIN, Tom Lembong pernah jadi penasihat Jokowi saat Gubernur DKI.
Foto: Dok BKPM
Thomas Trikasih Lembong. Co Captain Timnas AMIN, Tom Lembong pernah jadi penasihat Jokowi saat Gubernur DKI.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar mengumumkan Kapten dan Wakil Kapten Timnas Amin. Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong jadi salah satu Wakil Kapten Timnas Amin yang menarik perhatian publik.

"Beliau adalah ekonom senior dari Indonesia lulusan dari Universitas Harvard, Amerika," kata Anies Baswedan saat mengenalkan Tom Lembong dalam pengumuman Tim Nasional Anies Muhaimin (Timnas Amin) Selasa (14/11).

Baca Juga

Tom Lembong merupakan pengusaha yang lahir di Jakarta 4 Maret 1971. Tom pernah ditunjuk sebagai Menteri Perdagangan periode 2015-2016, kemudian Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (Menteri Investasi) 2016-2019.

Lulusan Harvard University ini memulai karier pemerintahan sebagai Kepala Divisi Asset Management di Badan Penyehatan Perbankan Nasional. Tom pernah bekerja di Deutsche Bank, Morgan Stanley, dan mendirikan Farindo.

Farindo merupakan konsorsium bentukan Farallon Capital dan Djarum yang mengakuisisi 51 persen saham Bank BCA. Tom mendirikan Quvat Management Pte Ltd dan Komisaris PT Graha Layar Prima (Blitz Megaplex) sampai 2014.

Pada 2013, Tom merupakan penasihat ekonomi dan penulis pidato Joko Widodo saat menjadi Gubernur DKI Jakarta dan Presiden RI periode pertama. Kini, Tom jadi Dewan Penasihat Internasional IISS di London.

Pada 2021, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menunjuk Tom menjadi Ketua Dewan PT Jaya Ancol. PT Jaya Ancol merupakan satu-satunya badan usaha milik pemerintah provinsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Pada 2008, Tom terpilih sebagai Pemimpin Muda Global dari Forum Ekonomi Dunia. Tom dianugerahi Asia Society Australia-Victoria Distinguished Fellowship pada 2017 dan menerima penghargaan Gwanghwa Medal di Korsel.

"Seorang profesional yang banyak malang melintang di dunia investasi, perbankan dalam negeri dan luar negeri. Sempat menjadi Menteri Perdagangan 2015-2016, lalu Kepala BKPM 2016-2019," ujar Anies saat menutup pengenalan singkat Tom.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement