Senin 13 Nov 2023 22:49 WIB

Sudah Ada 5 Kasus Cacar Monyet di Jawa Barat

Kasus pertama cacar monyet di Jawa Barat terdapat di Kota Bandung.

Rep: Antara/ Red: Qommarria Rostanti
Pasien cacar monyet (ilustrasi). Di Jawa Barat sudah ada lima kasus cacar monyet.
Foto: AP Photo/Martin Mejia
Pasien cacar monyet (ilustrasi). Di Jawa Barat sudah ada lima kasus cacar monyet.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin mengatakan hingga saat ini sudah terdapat lima kasus cacar monyet atau monkeypox di Jawa Barat. Kasus pertama cacar monyet di Jawa Barat terdapat di Kota Bandung.

Bey mengatakan, kasus pertama yang terjadi di Kota Bandung tersebut sudah dilakukan perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin dan kini sudah sembuh. Namun kemudian kini kasusnya bertambah lagi sehingga totalnya adalah lima kasus.

Baca Juga

"Cacar monyet di Jabar ada lima kasus, yang satu dirawat di RSHS dan sudah keluar. Kemudian dari Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kota Depok, Kota Bekasi, jadi masih ada empat yang masih sakit," kata Bey, Senin (13/11/2023).

Dengan peningkatan ini, Bey mengatakan pihaknya belum memberlakukan kesiagaan tinggi seperti Covid-19 untuk menghadapi cacar monyet, namun meminta masyarakat menjaga perilaku hidup bersih dan sehat sebagai kunci utama pencegahan. Pada sisi lain, ia memastikan semua rumah sakit di Jawa Barat sudah siap menerima pasien cacar monyet, dan semua yang terjangkit telah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

 

"Yang penting semua rumah sakit sudah siap siaga dan tidak boleh menolak pasien cacar monyet," katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat Vini Adiani Dewi mengatakan, dari total pasien positif cacar monyet, satu warga Kota Bandung yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin dinyatakan sembuh dan sudah pulang ke rumahnya. Vini mengatakan, terkait satu pasien asal Kabupaten Karawang yang sempat ditangani di Jakarta tidak masuk pencatatan Dinkes Jabar, karena pasien tersebut sudah menetap dan bekerja di Jakarta dan kini sudah sembuh.

Menurut Vini, bertambahnya kasus cacar monyet sudah diantisipasi dengan menyiagakan seluruh fasilitas kesehatan mulai dari puskesmas hingga rumah sakit di Jawa Barat, kemudian pencegahan penyebaran dilakukan dengan pelacakan kontak erat pasien positif. Vini mengatakan penularan penyakit cacar monyet sangat rentan terjadi melalui hubungan seksual kepada atau dengan orang yang memiliki imunitas tubuh rendah, sehingga, menjaga pola hidup sehat menjadi kunci pencegahan penyakit tersebut.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement