Sabtu 07 Mar 2026 21:35 WIB

Di Indonesia Pedagang Keliling Udah 'Cashless', Di Jerman Gimana ya?

Di Indonesia, bayar parkir sampai ngamen pun tinggal scan QRIS, semua serba cashless. Sementara di Jerman, terutama di kota kecil, uang tunai masih jadi andalan karena dianggap lebih menjaga privasi. Jadi, kamu tim cash atau cashless?

Rep: deutsche welle/ Red: deutsche welle
Penggunaan QRIS di kalangan UMKM meningkatkan upaya cashless society.
Foto: BRI
Penggunaan QRIS di kalangan UMKM meningkatkan upaya cashless society.

Di Indonesia, sistem pembayaran nontunai sudah menjadi bagian dari keseharian. Mulai dari Mall, warung, ojek online, sampai pedagang keliling banyak yang sudah menerima pembayaran digital atau cashless.

Sebaliknya di Jerman, terutama di kota-kota kecil, uang tunai masih sering menjadi pilihan utama. Salah satu faktor terbesarnya adalah soal privasi. Bagi sebagian masyarakat Jerman yang sangat sensitif terhadap perlindungan data, pembayaran digital dianggap bukan sekadar transaksi uang, tetapi juga “transaksi data”. Membayar dengan uang tunai dinilai lebih anonim.

Komisi Eropa bahkan menerbitkan aturan yang mewajibkan perusahaan memiliki alasan khusus jika ingin menolak pembayaran tunai.

Namun, kenapa ya pemakaian cashless di Jerman enggak sebanyak di Indonesia?

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan deutsche welle. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab deutsche welle.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement