Di Indonesia, sistem pembayaran nontunai sudah menjadi bagian dari keseharian. Mulai dari Mall, warung, ojek online, sampai pedagang keliling banyak yang sudah menerima pembayaran digital atau cashless.
Sebaliknya di Jerman, terutama di kota-kota kecil, uang tunai masih sering menjadi pilihan utama. Salah satu faktor terbesarnya adalah soal privasi. Bagi sebagian masyarakat Jerman yang sangat sensitif terhadap perlindungan data, pembayaran digital dianggap bukan sekadar transaksi uang, tetapi juga “transaksi data”. Membayar dengan uang tunai dinilai lebih anonim.
Komisi Eropa bahkan menerbitkan aturan yang mewajibkan perusahaan memiliki alasan khusus jika ingin menolak pembayaran tunai.
Namun, kenapa ya pemakaian cashless di Jerman enggak sebanyak di Indonesia?