Ahad 05 Nov 2023 19:40 WIB

HIMATIK Universitas BSI Berpartisipasi dalam Boardgame Fandom oleh Mafindo 

Boardgame Fandom bertujuan untuk memberikan pemahaman misinformasi dan hoaks

Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HIMATIK) Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) kampus Pontianak dengan bangga berpartisipasi dalam kegiatan Boardgame Fandom yang diselenggarakan oleh Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Korwil Pontianak, Kalimantan Barat, Ahad (1/10/2023).
Foto: dok UBSI
Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HIMATIK) Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) kampus Pontianak dengan bangga berpartisipasi dalam kegiatan Boardgame Fandom yang diselenggarakan oleh Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Korwil Pontianak, Kalimantan Barat, Ahad (1/10/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK -- Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HIMATIK) Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) kampus Pontianak dengan bangga berpartisipasi dalam kegiatan Boardgame Fandom yang diselenggarakan oleh Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Korwil Pontianak, Kalimantan Barat, Ahad (1/10/2023).

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Mafindo dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan Aliansi Media Siber Indonesia (AMSI), dengan dukungan dari Cekfakta.com dan Google News Initiative.

Boardgame Fandom bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai misinformasi dan disinformasi yang terjadi di lingkungan informasi saat ini. Keberadaan hoaks dan berita palsu sangat merugikan banyak pihak, dan HIMATIK Universitas BSI merasa penting untuk turut serta dalam upaya pencegahan penyebaran informasi yang tidak benar ini.

Dalam permainan Boardgame Fandom ini, peserta dibagi menjadi kelompok dengan masing-masing kelompok terdiri atas delapan orang dan satu master game yang memandu permainan. Selama permainan, peserta menggunakan berbagai kartu, termasuk 20 kartu fakta, 6 kartu misinformasi, 14 kartu disinformasi, 5 kartu periksa fakta, dan 3 kartu prebunking. Melalui permainan ini, peserta dapat belajar tentang konsep debunking (periksa fakta) dan cara memeriksa informasi yang beredar.

 

Ketua HIMATIK Universitas BSI, Adrianus Ixnasius Bedong, menyatakan, HIMATIK Universitas BSI menganggap partisipasi dalam Boardgame Fandom ini sebagai langkah konstruktif dalam membantu masyarakat menjadi lebih waspada terhadap informasi yang mereka konsumsi di era digital ini. 

"Kami sangat senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan Boardgame Fandom ini. Ini adalah langkah kecil namun berarti dalam membantu masyarakat memahami bahaya misinformasi dan disinformasi. Semoga kegiatan seperti ini dapat menjadikan masyarakat lebih cerdas dan kritis dalam mengonsumsi informasi,” jelas Adrianus dalam keterangan tertulis pada Jumat (27/10/23). 

Adrianus  juga menambahkan bahwa dalam konteks pencegahan hoaks dan penyebaran berita palsu jelang pemilu, HIMATIK Universitas BSI berkomitmen untuk terus mendukung upaya-upaya yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan informasi yang lebih sehat dan berintegritas.

“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan menangkal hoaks dan penyebaran berita palsu, sehingga dapat menciptakan lingkungan informasi yang lebih sehat dan berintegritas,” tegasnya. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement