Selasa 31 Oct 2023 20:51 WIB

Kubu Prabowo dan Ganjar Berebut Dukungan Khofifah Maupun Ridwan Kamil 

Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran akan mengumumkan struktur pada pekan ini.

Rep: Febryan A/ Red: Erik Purnama Putra
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani usai memberikan sambutan dalam deklarasi relawan Perisai Prabowo, di Gedung Joang 45, Jakarta, Senin (9/10/2023).
Foto: Republika/ Nawir Arsyad Akbar
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani usai memberikan sambutan dalam deklarasi relawan Perisai Prabowo, di Gedung Joang 45, Jakarta, Senin (9/10/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kubu Ganjar Pranowo-Mahfud MD sedang berupaya menarik Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan eks gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil masuk ke dalam Tim Pemenangan Nasional (TPN). Kubu Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming ternyata juga sedang berusaha agar kedua tokoh tersebut masuk Tim Kampanye Nasional (TKN)  

"Kita juga mau narik Bu Khofifah, RK (Ridwan Kamil) mau saya tarik, semua kita tarik. Ya, kita tarik-tarikan dong (dengan kubu Ganjar) ye nggak," kata Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (31/10/2023). 

Muzani mengeklaim, komunikasi Partai Gerindra ataupun TKN Prabowo-Gibran dengan Khofifah dan Ridwan Kamil berjalan baik, akrab, serta hangat hingga kini. "Insya Allah (Khofifah dan RK) dalam perjuangan dengan frekuensi dan semangat yang sama dengan kita," ujarnya. 

Muzani menyebut, proses penentuan tokoh yang akan menduduki struktur TKN akan rampung pekan ini. Sebagian figur baru yang bergabung dengan TKN juga diumumkan dalam pekan ini. 

 

Sebelumnya, capres Ganjar Pranowo mengeklaim Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan mantan gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berpeluang untuk bergabung ke dalam Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud.  "Iya sih (mau tarik Khofifah)," kata Ganjar saat ditanya wartawan soal kemungkinan mengajak Khofifah di Sekolah Partai DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Sabtu (28/10/2023). 

"Kang Emil juga mau kami tarik semuanya, tapi kan ngajak-ngajak kawan-kawan ini harus butuh kelegaan hati, kesamaan batin agar bisa kompak. Saya haqqul yaqin, paling cocok ya dengan Ganjar-Mahfud," ujarnya menambahkan.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement