Jumat 27 Oct 2023 17:30 WIB

Tim Program Kreativitas Mahasiswa UNM Ikuti Penilaian PKP2

PKP2 merupakan evaluasi pelaksanaan PKM yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan.

Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Kampus Digital Bisnis Universitas Nusa Mandiri (UNM) ikuti Penilaian Kemajuan Pelaksanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKP2).
Foto: Dok. UNM
Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Kampus Digital Bisnis Universitas Nusa Mandiri (UNM) ikuti Penilaian Kemajuan Pelaksanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKP2).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Kampus Digital Bisnis Universitas Nusa Mandiri (UNM) ikuti Penilaian Kemajuan Pelaksanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKP2) secara daring melalui zoom. Taopik Hidayat selaku Koordiantor PKM UNM menyampaikan bahwa PKP2 merupakan evaluasi pelaksanaan PKM yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. 

“PKP2 ditujukan untuk melihat kemajuan kegiatan PKM yang dilaksanakan dengan rencana yang disusun, juga sebagai salah satu seleksi menuju PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional),” katanya, dalam rilis yang diterima, Kamis (27/10/2023).

Baca Juga

Dalam PKP2 ini, terang Taopik dirangkaikan presentasi laporan kemajuan kegiatan yang dilaksanakan selama program berjalan, dengan sebelumnya telah menyampaikan laporan kemajuan, log book kegiatan, log book keuangan dan luaran tambahan lainnya. 

“PKP2 ini merupakan proses evaluasi tim mahasiswa yang sebelumnya dinyatakan lolos didanai pada bulan Juni 2023 kemarin. Tujuannya untuk mengetahui berapa persen capaian keberlangsungan kegiatan yang sudah dilakukan dengan dana yang diberikan oleh Belmawa,” ungkapnya.

Tidak hanya sekadar presentasi, lanjut Taopik menjelaskan PKP2 juga memberikan ruang bagi para peserta untuk menerima umpan balik konstruktif dari tim penilai yang berpengalaman. “Hal ini merupakan kesempatan emas bagi para peserta untuk memperkaya dan mengembangkan PKM mereka sebelum memasuki tahap pelaporan laporan akhir,” tegasnya.

Selain itu, ia menambahkan bahwa kolaborasi antar program studi (prodi) menjadi kunci utama dalam keberhasilan tim PKM UNM untuk menyelesaikan program yang dijalankan. 

“Mahasiswa yang berasal dari prodi Sains Data dan prodi Informatika ini berhasil menciptakan inovasi baru berupa buku pembelajaran anak yang juga terdapat aplikasinya,” tandasnya. 

Tim yang digagas oleh William Hans Natanael, Kanaya Salsabila Kurniawan, Dewi Rahmawati, dan Hendra Wijaya telah berhasil mempresentasikan progres program yang telah dilaksanakan dari bulan Juni sampai dengan pertengahan Oktober tahun 2023.

“Para pemenang terbaik dari PKP2 ini akan dipersiapkan untuk melanjutkan seleksi pelaksanaan PKM menuju PIMNAS 2023. Dengan demikian, di samping memberikan wadah untuk mengembangkan ide-ide kreatif, UNM juga memberikan dukungan konkrit untuk mengubah ide-ide tersebut menjadi manfaat yang nyata,” katanya.

Sementara itu, William Hans Natanael selaku Ketua Tim PKM UNM tahun 2023 menjelaskan program yang sedang disusun dengan judul 'Qucerdas: Bisnis Inovasi Pembelajaran Penulisan Abjad untuk Anak Prasekolah Berbasis Buku Interaktif dan Aplikasi Android dengan Metode Fun Learning'.

“Buku interaktif dari QUCERDAS dibuat dengan menarik secara visual dan menyenangkan untuk digunakan anak-anak saat belajar. Pada halaman isi, terdapat kode QR yang dapat dipindai dan dintegrasikan langsung ke dalam aplikasi QUCERDAS berbasis Android. Di dalam aplikasi terdapat video interaktif untuk mengajarkan anak cara mengenal huruf abjad dengan metode fun learning,” ujar William.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement