Jumat 15 Sep 2023 21:26 WIB

Anies: Koalisi Perubahan Bukan Sekadar Menargetkan Menang

PKS resmi mendukung pasangan Anies-Muhaimin Iskandar.

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Teguh Firmansyah
Calon Presiden Anies Baswedan (kiri)
Foto: Republika/Thoudy Badai
Calon Presiden Anies Baswedan (kiri)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bakal calon presiden (capres) Anies Rasyid Baswedan berterima kasih kepada Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang telah resmi menetapkan Abdul Muhaimin Iskandar sebagai bakal calon wakil presiden (capres). Kini, Koalisi Perubahan resmi diisi oleh Partai Nasdem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan PKS.

Ia menghajatkan rasa syukur, karena Partai Nasdem, PKB, dan PKS kini benar-benar resmi dalam Koalisi Perubahan dalam mengusung Anies-Muhaimin. Sebab, resminya ketiga partai politik tersebut dalam satu koalisi melewati berbagai proses dan dinamika yang tidak sebentar.

Baca Juga

"Proses yang dilewati, proses yang tidak singkat, tapi proses yang penuh dengan makna. Kita sampaikan ke seluruh rakyat, bahwa koalisi ini bukan sekadar menargetkan menang," ujar Anies di Kantor DPP PKS, Jakarta, Jumat (15/9/2023) malam.

"Menang adalah babak awal, yang kita emban adalah ingin Indonesia yang lebih adil, lebih sejahtera, yang melindungi setiap tumpah darahnya. Itu sebabnya proses politik kita kerjakan," katanya melanjutkan.

Anies bersama Muhaimin siap mengemban amanah rakyat yang disalurkan lewat Partai Nasdem, PKB, dan PKS. Ia mengakui, itu merupakan amanat yang besar dan memiliki berbagai konsekuensi dan tanggung jawab.

"Inilah proses yang kita lewati selama ini dan kita bersyukur bahwa Koalisi Perubahan ini makin solid. Insya Allah, makin kuat dan kita sampaikan bahwa koalisi ini mengusung misi yang, insya Allah, akan membawa perubahan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia," ujar Anies.

PKS telah menyelesaikan Musyawarah Majelis Syura ke-9 PKS pada Jumat (15/9/2023) malam. Rapat tersebut menghasilkan lima keputusan terkait Pilpres 2024. Pertama, memperkuat keputusan Musyawarah Majelis Syura yang ke-8 yang mengusung Anies. Sebagai bakal capres pada Pilpres tahun 2024.

"Kedua, memutuskan Bapak Abdul Muhaimin Iskandar sebagai bakal calon wakil presiden Republik Indonesia mendampingi Bapak Anies Rasyid Baswedan pada pemilihan presiden tahun 2024," ujar Presiden PKS, Ahmad Syaikhu.

Ketiga, menyetujui dan menetapkan pasangan Anies-Muhaimin sebagai pasangan bakal capres-cawapres untuk Pilpres 2024. Keempat, PKS optimistis dapat mengokohkan kemenangan yang didasari semangat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah kebangsaan, dan ukhuwah insaniyah.

"Kelima, menginstruksikan kepada seluruh pengurus, anggota, dan keluarga besar Partai Keadilan Sejahtera untuk totalitas bekerja keras untuk memenangkan pasangan Bapak Anies Rasyid Baswedan dan Bapak Abdul Muhaimin Iskandar," ujar Syaikhu.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement