Sabtu 24 Jun 2023 18:54 WIB

Anak Pelaku Inses dengan Ibu di Bukittinggi Alami Gangguan Jiwa

Anak tersebut kini dikarantina.

Rep: Febrian Fachri/ Red: Ani Nursalikah
Tiga pesepeda melintas di kawasan Jam Gadang, Bukittinggi, Sumatera Barat. Anak Pelaku Inses dengan Ibu di Bukittinggi Alami Gangguan Jiwa
Foto: ANTARA/Iggoy el Fitra
Tiga pesepeda melintas di kawasan Jam Gadang, Bukittinggi, Sumatera Barat. Anak Pelaku Inses dengan Ibu di Bukittinggi Alami Gangguan Jiwa

REPUBLIKA.CO.ID, BUKITTINGGI -- Ketua LSM Solidaritas-Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Agam Solid, Sukendra Mandra mengatakan pemuda usia 28 tahun yang sudah belasan tahun melakukan inses atau hubungan seksual dengan ibu kandungnya mengalami gangguan kejiwaan.

Kini anak tersebut sudah dikarantina di sekretariat milik LSM Solidaritas-Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Agam Solid. Sukendra menyebut anak tersebut sudah berada di bawah pengawasan LSM Solidaritas-Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Agam Solid sejak akhir Januari 2023 lalu setelah diantarkan pihak keluarga.

Baca Juga

"Anak ini setelah kami cek, ada gangguan jiwa. Mikrosensorik otaknya kami duga ada masalah," kata Sukendra, kepada Republika, Sabtu (24/6/2023).

Sukendra tidak mau membeberkan detail sejak awal kejadian inses antara anak tersebut dengan ibu kandungnya. Karena hal itu ia tidak menyentuh ranah pribadi dan aib keluarga yang bersangkutan.

Sukendra berharap dengan momentum ini pemerintah jadi lebih serius menangani fenomena sosial yang terjadi di masyarakat. Karena selain inses, menurut Sukendra, juga banyak terjadi perilaku narkoba, LGBT dan penyakit masyarakat lainnya yang menyentuh anak-anak di Bukittinggi dan Kabupaten Agam.

"Saya berharap momen ini jadi perhatian serius bagi pemerintah bahwa ada banyak persoalan sosial yang harus diselesaikan bersama," ujar Sukendra.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement