Kamis 27 Apr 2023 23:04 WIB

PAN: Perjalanan KIB Masih Panjang

Airlangga Hartarto yang memimpin rapat KIB menghormati rapimnas PPP.

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Erdy Nasrul
Ketua Umum Partai Golkar, PAN, dan PPP menegaskan bahwa Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) tak bubar usai PPP mendeklarasikan Ganjar Pranowo sebagai capres, di kediaman Airlangga Hartarto, Jakarta, Kamis (27/4) malam.
Foto: Republika/Nawir Arsyad Akbar
Ketua Umum Partai Golkar, PAN, dan PPP menegaskan bahwa Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) tak bubar usai PPP mendeklarasikan Ganjar Pranowo sebagai capres, di kediaman Airlangga Hartarto, Jakarta, Kamis (27/4) malam.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan mengatakan, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) tak mencampuri hasil rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Di mana hasil Rapimnas tersebut, partai berlambang Ka'bah itu mendukung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden (capres).

"Masing-masing partai itu mungkin bisa sama, bisa tidak, baru kita berembuk apakah bisa ada kesepakatan apakah tidak. Pada akhirnya nanti masih panjang perjalannya ini KIB," ujar Zulkifli di kediaman Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, Jakarta, Kamis (27/4/2023) malam.

Baca Juga

Partai Golkar sudah memutuskan untuk mendorong Airlangga sebagai bakal capres pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Hal tersebut merupakan keputusan musyawarah nasional (Munas) Partai Golkar pada 2019.

PAN sendiri baru menggelar Rapimnas pada 2020 yang menghasilkan sembilan nama potensial untuk diusung pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Nantinya, partai nya juga akan mengerucutkan nama-nama tersebut.

 

"Kita hormati keputusan PPP memutuskan untuk Pak Ganjar dengan segala persyaratannya. Tentu nanti pada saatnya ada Partai Amanat Nasional juga akan mengusung, semua ada mekanismenya, begitu juga Partai Golkar," ujat Zulkifli.

"Jadi KIB solid, harmonis, kuat, dan tentu akan melanjutkan perbincangan-perbincangan," sambung Menteri Perdagangan itu.

Airlangga selaku tuan rumah pertemuan KIB, mengatakan, pihaknya menghormati hasil rapat pimpinan nasional (Rapimnas) PPP. Di mana hasilnya adalah memutuskan untuk mengusung Ganjar, yang notabenenya adalah kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Tegasnya, Partai Golkar, PAN, dan PPP solid jelang pendaftaran pasangan capres-cawapres yang akan dibuka pada  dibuka pada 19 Oktober hingga 25 November 2023. KIB tak mengintervensi keputusan dari partai berlambang Ka'bah itu.

"Tentu KIB menampung seluruh aspirasi yang dibawa oleh partai masing-masing. Jadi kalau seperti keluarga, KIB ini adalah seperti keluarga. Jadi masing-masing kita berbicara atas nama KIB dan atas nama partai, kemudian kita rundingkan kembali secara internal," ujar Airlangga.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement