Kamis 13 Apr 2023 16:06 WIB

PUPR Targetkan Proyek Sodetan Ciliwung Rampung Bulan Ini

Sodetan ini berupa terowongan sepanjang 1.268 meter.

Sodetan ini berfungsi untuk mengalirkan Sebagian debit banjir Ciliwung menuju Kanal Banjir Timur (KBT) dan Kali Cipinang.
Foto: istimewa
Sodetan ini berfungsi untuk mengalirkan Sebagian debit banjir Ciliwung menuju Kanal Banjir Timur (KBT) dan Kali Cipinang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan proyek Sodetan Sungai Ciliwung akan rampung pada April 2023. Sodetan ini berfungsi untuk mengalirkan Sebagian debit banjir Ciliwung menuju Kanal Banjir Timur (KBT) dan Kali Cipinang. 

Sodetan ini berupa terowongan sepanjang 1.268 meter dengan 2 jalur pipa masing-masing berdiameter 3,5 meter. Kelanjutan proyek ini telah disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, serta Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono pada 24 Januari 2023. 

Baca Juga

“Kita harapkan Insya Allah April 2023 Sodetan Ciliwung selesai dan akan dapat mengurangi banyak sekali lahan banjir yang ada di Jakarta," kata Presiden Jokowi.

Presiden berharap potensi banjir di Jakarta bisa ditekan dengan adanya Sodetan Ciliwung, Bendungan Ciawi, Bendungan Sukamahi, Normalisasi Sungai, hingga pembangunan Giant Sea Wall. 

 

Sedangkan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan Sodetan Ciliwung bisa mengurangi banjir yang berasal dari hujan di Depok. Sodetan Ciliwung bersama dua bendungan serta pompa air ini juga diharapkan mampu mengurangi banjir di DKI jakarta dari 414 hektare menjadi 211 hektare.

Tak hanya itu, Kementerian PUPR juga menyiapkan proyek stasiun pompa air Sentiong yang berkapasitas 50 m3/detik untuk mencegah banjir di hilir. “Dengan pompa air Sentiong dan normalisasi Ciliwung, area banjir bisa berkurang lagi,” kata Basuki.

Proyek Sodetan Ciliwung mulai dibangun pada 2013 dan telah terbangun sepanjang 650 meter pada 2015. Proyek dilanjutkan pada 2015 hingga 2017 dengan membangun permanen outlet dan perkuatan tebing Kali Cipinang. 

Setelah sempat terhenti, Kementerian PUPR melanjutkan pekerjaan Sodetan Ciliwung ke Kanal Banjir Timur pada 2021 sepanjang 580 meter. Pekerjaan meliputi pembangunan ganda sodetan, permanen inlet, outlet sodetan, serta normalisasi Sungai Ciliwung dan Cipinang. 

Inlet sodetan berada di Sungai Ciliwung yang berada di kelurahan Bidara Cina menuju arriving shaft di Jalan Otista III. Sedangkan outlet sodetan terletak di Kanal Banjir Timur atau Kali Cipinang, Kelurahan Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur.  

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement