Senin 10 Apr 2023 13:54 WIB

Sandiaga Gabung PPP, Ketua Harian Gerindra: Sudah Pamit ke Prabowo

Sufmi Dasco meminta keputusan gabung PPP ditanyakan langsung kepada Sandiaga Uno.

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Erik Purnama Putra
Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad.
Foto: Republika/Febrianto Adi Saputro
Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menyebut, Sandiaga Salahuddin Uno sudah izin pamit kepada Ketua Umum DPP Gerindra Prabowo Subianto untuk hengkang dari partai berlogo garuda tersebut. Namun, sambung dia, waktu itu Prabowo meminta wakil ketua Dewan Pembina Gerindra tersebut untuk berpikir ulang.

"Pak Sandi itu sudah pamit pada waktu itu kepada Pak Prabowo dan Pak Prabowo menyampaikan untuk kebaikan Sandi apakah itu sudah dipertimbangkan matang sudah dipikiran masak," ujar Dasco di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Senin (10/4).

Setelah pertemuan tersebut, kata dia, Prabowo dan Sandiaga belum saling berkomunikasi kembali. Sehingga, resmi keluar atau tidaknya Sandiaga dari Gerindra untuk bergabung ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP) harus ditanyakan langsung kepada menteri pariwisata dan ekonomi kreatif (menparekraf) tersebut.

"Sebaiknya Pak Sandi memikirkan ulang untuk kebaikan dia ke depan. Kemudian setelah itu tidak ada komunikasi lagi," ujar Dasco.

Sebelumnya, Prabowo Subianto menanggapi isu yang menyebut Sandiaga bergabung dengan PPP. "Oh tidak, saya belum (dengar) ada itu (Sandiaga gabung PPP), tapi tadi saya katakan kita partai kebangsaan yang terbuka," ujar Prabowo di kediamannya, Jakarta Selatan, Rabu (5/4).

Dia menjelaskan, Gerindra terbuka dengan orang-orang yang menjadikan Pancasila sebagai prinsipnya. Partainya juga menerima Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). "Kita terima di Gerindra, tapi kalau ada yang mau pindah kita juga tidak melarang," ujar Prabowo.

Sebelumnya, Juru Bicara PPP, Usman M Tokan mengatakan, sejumlah orang akan bergabung dengan partainya. Dua di antaranya adalah Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dan mantan kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen (Purn) Boy Rafli Amar.

"Akan ada ada beberapa tokoh nasional yang insya Allah akan bergabung, di antaranya Sandiaga Uno dan Boy Rafli Amar. Beliau-beliau akan kami siapkan tempatnya jika pada waktunya akan bergabung ke PPP," ujar Usman lewat keterangannya di Jakarta, Selasa (4/4/2023).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement