Selasa 01 Feb 2022 10:03 WIB

Kasus Covid-19 Melonjak, Dinkes Kota Tangerang Buka RIT Batusari

Situasi BOR rumah sakit di Kota Tangerang juga terus mengalami peningkatan.

Rep: eva rianti/ Red: Hiru Muhammad
Tenaga kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 dosis ketiga kepada anggota polisi saat vaksinasi booster COVID-19 di Polres Metro Tangerang Kota, Tangerang, Banten, Kamis (20/1/2022). Sebanyak 850 anggota polisi dan ASN di lingkungan Polres Metro Tangerang Kota mengikuti vaksinasi booster atau dosis ketiga.
Foto: Antara/Muhammad Iqbal
Tenaga kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 dosis ketiga kepada anggota polisi saat vaksinasi booster COVID-19 di Polres Metro Tangerang Kota, Tangerang, Banten, Kamis (20/1/2022). Sebanyak 850 anggota polisi dan ASN di lingkungan Polres Metro Tangerang Kota mengikuti vaksinasi booster atau dosis ketiga.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG--Dinas Kesehatan Kota Tangerang membuka rumah isolasi terkonsentrasi (RIT) Batusari, Kelurahan Jurumudi sebagai lokasi isolasi bagi pasien Covid-19. Hal itu dilakukan seiring dengan melonjaknya kasus Covid-19 di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Dini Anggraeni mengatakan, dibukanya RIT Batusari menyusul RIT Jurumudi Baru yang lebih dulu diaktifkan untuk mengisolasi pasien Covid-19. Kedua RIT tersebut bisa menampung sebanyak 126 pasien, yakni meliputi 67 tempat tidur di RIT Batusari dan 59 tempat tidur di RIT Jurumudi Baru.

Baca Juga

“Data terkini, RIT Jurumudi Baru telah terisi 65 pasien Covid-19 dengan bed occupancy rate (BOR) di angka 97,01 persen. Alhasil kita harus membuka satu RIT lagi untuk menampung pasien isolasi. RIT Batusari dibuka sejak Jumat (28/1) dan sudah terisi 31 pasien dengan BOR di angka 52,54 persen,” ujar Dini dalam keterangannya, Senin.

Adapun, berdasarkan catatannya, situasi BOR rumah sakit di Kota Tangerang juga terus mengalami peningkatan. Per 30 Januari 2022, BOR bergerak di angka 32,18 dengan 297 pasien meliputi 13 pasien ICU dan 284 pasien rawat inap pada kondisi sedang dan berat. Angka tersebut melonjak hampir tiga kali lipat dari data per 23 Januari 2022 yang menunjukkan BOR RS di Kota Tangerang bergerak di angka 11,43 persen dengan 91 pasien.

 

Dengan melihat kondisi tersebut, Dini mengatakan perlunya kerjasama dengan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan (prokes). Di samping itu juga pelaksanaan vaksinasi terus digencarkan sebagai salah satu upaya menghindari gejala berat jika terpapar.

Capaian vaksinasi Kota Tangerang per 30 Januari 2022 diketahui sudah mencapai angka 1.577.483 atau 106,6 persen pada dosis satu dari sasaran sekitar 1,4 juta jiwa. Lalu sebanyak 1.173.502 atau tercapai 79,3 persen pada dosis dua, serta 68.070 atau 4,6 persen pada dosis tiga atau booster.

“Dinkes juga terus memperkuat kegiatan 3T (testing, tracing, treatment), memperkuat koordinasi provinsi dan pusat serta fasilitas pelayanan kesehatan dalam menghadapi ancaman lonjakan kasus. Perlu diingat, beberapa waktu terakhir kasus transmisi lokal terus meningkat,” tuturnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Tangerang, per 31 Januari 2022 kasus baru Covid-19 sebanyak 498 kasus menjadi total 33.908 kasus. Sebelumnya angka penambahan kasus baru Covid-19 pada 30 Januari 2022 tercatat sebanyak 691 kasus, bahkan mencapai angka tertinggi sepanjang Januari pada 29 Januari 2022 sebanyak 711 kasus. Padahal di awal Januari, kasusnya bergerak di angka satu digit. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement