Sabtu 01 Sep 2018 15:30 WIB

Ini Pengalihan Arus Lalu Lintas Saat Penutupan Asian Games

Pengalihan arus sama dengan saat pembukaan Asian Games.

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Ani Nursalikah
Sejumlah petugas kepolisian mengatur lalu lintas sebelum upacara pembukaan Asian Games 2018 di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (18/8).
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Sejumlah petugas kepolisian mengatur lalu lintas sebelum upacara pembukaan Asian Games 2018 di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (18/8).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Gelaran Asian Games 2018 akan ditutup pada Ahad (2/9). Meski tidak semegah upacara pembukaan, penutupan Asian Games juga dijanjikan tidak akan kalah seru. Selain menghadirkan artis lokal, Inasgoc, selaku panitia penyelenggara Asian Games, juga mengundang boyband asal Korea Selatan Super Junior dan Ikon.

Karena itu, penutupan Asian Games 2018 diperkirakan akan mengundang masyarakat mengunjungi Stadion Gelora Bung Karno. Kepolisian akan memberlakukan pengalihan arus di beberapa titik di sekitar kawasan Senayan.

"Terkait closing Asian Gates di GBK, sama seperti  pembukaan, kami akan lakukan pengalihan arus tentunya di titik-titik luar," kata Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Inspektur Jenderal Polisi Royke Lumowa, Jumat (31/8).

Ia menjelaskan, di sisi utara GBK, jalan yang ditutup adalah persimpangan jalan Lapangan Tembak, sisi selatan jalan Hanglekir, dan Pakubowono. Sisi barat di Jalan Tentara Pelajar dan Patal Senayan juga ditutup. Sisi timur atau sepanjang jalan Sudirman tidak ditutup.

"Kesimpulannya jalan yang kami buka Sudirman menuju Semanggi, kemudian Gatot Subroto dan Semanggi sampai ke arah Slipi dan Palmerah," kata Royke.

Ia menyatakan, rekayasa jalannya nanti akan persis seperti opening ceremony. Di ring 1, 2, dan 3 tidak ada kendaaraan yang masuk kecuali berstiker. Namun yang dibolehkan masuk adalah pejalan kaki.

Royke memaparkan, untuk petugas kepolisi di sekitar GBK ada 600 personel. Kemudian secara keseluruhan untuk menjaga stabilitas arus lalu lintas di ring luar, seperti Semanggi, Pancoran, Kuningan, Bundaran HI, Slipi, Palmerah, mencapai 1800 personel.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement