Ahad 08 Jul 2018 10:32 WIB

Kemungkinan Masih Ada Korban, Petugas Sisir Gedung Kemenhub

Banyak akses gedung yang terkunci.

Rep: Sylvi Dian Setiawan/ Red: Muhammad Hafil
Gedung Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terbakar Ahad (8/7), sekitar pukul 04.00 WIB dini hari. Petugas masih melakukan proses penyisiran di dalam gedung untuk memastikan ada atau tidaknya korban yang masih terperangkap.
Foto: Silvy Dian Setiawan
Gedung Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terbakar Ahad (8/7), sekitar pukul 04.00 WIB dini hari. Petugas masih melakukan proses penyisiran di dalam gedung untuk memastikan ada atau tidaknya korban yang masih terperangkap.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Petugas pemadam kebakaran terus melakukan penyisiran ke dalam gedung Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jakarta Pusat, yang terbakar sekitar pukul 04.10 WIB, Ahad (8/7) dini hari. Penyisiran dilakukan guna mencari kemungkinan adanya korban yang masih terperangkap di dalam gedung.

Kasie Pengendali Kebakaran dan Penyelamatan, Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat, Syarifudin mengungkapkan, penyisiran telah dilakukan hingga lantai 24. Saat melakukan penyisiran, petugas kembali menemukan tiga korban dalam keadaan selamat di lantai 19.

"Sudah kita sisir sampai lantai 24, sudah aman semua. Meskipun di lantai 19 ada 3 korban (ditemukan) selamat juga," tambahnya.

Petugas pun sempat terkendala saat mencari korban karena akses gedung yang banyak terkunci. Walaupun begitu, penyisiran tetap akan dilakukan hingga dipastikan tidak ada lagi korban yang terperangkap.

"Akses pintu banyak yang terkunci, sehingga menyulitkan untuk pencarian korban dilantai atas," katanya.

Dari kejadian tersebut, tiga orang positif meninggal dunia. Ketiga korban ditemukan di lantai 5, lantai 8 dan lantai 12. Ketiga korban telah dibawa ke rumah sakit terdekat.

"Tiga orang sudah di rumah sakit, rumah sakit yang terdekat. Mereka meninggal di ruangan yang terbakar," kata Syarifudin.

Sementara itu, 14 korban ditemukan selamat. Korban selamat juga telah dibawa ke rumah masing-masing.

"14 orang yang selamat itu sudah bisa kembali ke rumah masing-masing, cuma dikasih oksigen aja," katanya

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement