REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Satuan tugas (Satgas) Operasi Tinombal kembali mengamankan satu anggota teroris Santoso alias Abu Warda. Muhammad Unul Usman alias Samil (22 tahun) diamankan minggu lalu.
"Samil ditangkap seminggu yang lalu, ditangkap hidup-hidup," ujar Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Rudi Sufahriyadi di Perumahan Polri, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Kamis (23/6).
Rudy menjelaskan peran dari anggota teroris Santoso tersebut. Samil bertugas sebagai penghapusan jejak selama kelompok teroris tersebut bersembunyi di pegunungan Uwe Mayea, Desa Panyangalemba, Poso, Sulawesi Tengah.
"Tugas dia adalah ketika Santoso dan kawan-kawannya berjalan dia tugasnya menghapus jejaknya," jelas Rudy yang datang pada saat acara Fit and Proper Tes Komjen Tito Karnavian.
Terakhir saat ditanyakan jumlah kelompok Santoso yang tertinggal, Rudy menjawab dengan yakin tersisa 21 orang. Waktu operasi Tinombala dijadwalkan akan berakhir pada 8 Agustus 2016 nanti, Rudy berharap Satgas operasi segera dapat menangkap kelompok tersebut hidup ataupun mati.