Rabu 13 May 2015 12:58 WIB

Bank Jateng Siapkan Skema Bantu Pedagang Pasar Johar

 Suasana kebakaran yang terjadi di Pasar Johar Semarang, Ahad (10/5) dini hari. (Republika/Bowo Pribadi)
Suasana kebakaran yang terjadi di Pasar Johar Semarang, Ahad (10/5) dini hari. (Republika/Bowo Pribadi)

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggandeng Bank Jateng guna membantu permodalan bagi ribuan pedagang agar bisa kembali berdagang pascakebakaran Pasar Johar Semarang, Jawa Tengah. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan bantuan permodalan bagi ribuan pedagang di Pasar Johar itu akan diberikan dengan menggunakan tiga skema yang merupakan hasil diskusi dengan Bank Jateng dengan tujuan meringankan beban para pedagang.

"Skema pertama, kami akan bantu 3.760 pedagang berdasarkan data yang diterima dari Dinas Pasar Kota Semarang dengan besaran masing-masing Rp 3 juta dan disesuaikan dengan kapasitas usahanya," ujarnya, Rabu (13/5).

Menurut Ganjar, bantuan skema pertama akan diberikan saat para pedagang sudah berada di tempat relokasi atau pasar darurat di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah."Skema kedua, kami akan memberikan fasilitas kredit usaha produktif yang angkanya kira-kira Rp 3 juta hingga Rp20 juta dengan bunga yang ringan atau tidak menggunakan bunga komersil," katanya.

Untuk skema bantuan pertama dan kedua, kata dia, Bank Jateng akan langsung melakukan pembinaan, termasuk saat pelaporan dan pendampingan.Skema ketiga, bagi pedagang yang membutuhkan modal lebih dari Rp 20 juta atau yang dianggap bantuan modal akan diberikan secara khusus.

Ganjar mengatakan akan ada penyederhanaan perizina lantaran kondisi darurat. Selanjutnya, ada rencana pembuatan pasar darurat di kawasan masjid agung Jawa Tengah (MAJT) untuk para pedagang Pasar Johar Semarang. Untuk membangun pasar tersebut membutuhkan anggaran Rp 21,5 miliar. Pemprov Jateng berencana memberikan bantuan Rp 13,5 miliar yang berasal dari pos anggaran dana tak terduga pada APBD Jateng 2015. Ribuan pedagang Pasar Johar itu akan menempati pasar darurat yang segera dibangun di kawasan MAJT Semarang dengan ukuran lapak 2 x 2 meter.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement