Kamis 05 Feb 2015 07:26 WIB

Ahok Dinilai Harus Beberkan Bukti Sabotase Kontraktor Kelapa Gading

  Banjir Kelapa Gading Sejumlah kendaraan menerjang banjir di Kawasan Boulevard Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (23/1).
Foto: Republika/Raisan Al Farisi
Banjir Kelapa Gading Sejumlah kendaraan menerjang banjir di Kawasan Boulevard Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (23/1).

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Banjir yang terjadi di sejumlah ruas jalan di Kelapa Gading Jakarta Utara disinyalir oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sebagai tindakan yang ceroboh oleh pihak kontraktor.

“Gubernur ketika menyatakan harus membawa bukti yang jelas, jangan saling tuduh, jika ada sabotase harus diproses hukum, kami setuju untuk itu,” sebut anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi, Rabu (4/2).

 

Menurut Abdurrahman, alangkah baiknya Ahok, panggilan dari Basuki, mengevaluasi jajarannya di Dinas Tata Air. Terlebih jika mempunyai bukti adanya sabotase, Ketua Badan Kehormatan DPRD DKI Jakarta ini meminta Ahok membeberkannya dengan santun.

Apalagi, ujarnya, semua pekerjaan yang bersifat mengubah fasilitas umum dan infrastruktur harus ada isinnya. Termasuk pengerukan sungai dengan dugaan menjebol tanggul Kali Sunter tersebut.

Gubernur harus hati-hati bicara sebagai kepala daerah, alih-alih ingin menyelesaikan masalah, akhirnya menuduh sana-sini,” lanjut politisi PKS ini.

 

Abdurrahman menambahkan, mungkin ini salah satu lemahnya koordinasi dan pengawasan oleh Pemprov DKI Jakarta, siapa yang mempekerjakan kontraktor dan lainnya. Dengan kurang perhitungan tanggul dijebol, apalagi saat ini hujan tidak berhenti.

“Ini harus dievaluasi menyeluruh,” imbuhnya.

 

Banjir masih menjadi masalah utama di ibukota, seperti baru-baru ini di Jalan Penegak, Matraman Jakarta Timur yang menggenangi ratusan rumah. Padahal sebelumnya masyarakat sekitar belum pernah mengalami.

“Belum ada perkembangan yang signifikan dalam penanganan masalah banjir di Jakarta,” urai Abdurrahman.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement