REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN, – Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Muryanto Amin menekankan bahwa inovasi dan kerja keras adalah elemen kunci untuk sukses di dunia kerja. Pernyataan ini disampaikan dalam prosesi wisuda 2.656 lulusan USU yang berlangsung di Medan, Sabtu (29/11).
Dalam sambutannya, Prof Muryanto menegaskan bahwa proses produksi di dunia kerja tidak bergantung pada keadaan khusus atau pemakluman. Inovasi dan kerja keras, menurutnya, adalah dua hal yang tidak terpisahkan dalam menciptakan produktivitas yang diharapkan oleh dunia kerja saat ini. "Dunia kerja butuh sosok inovatif dan pekerja keras," ujarnya.
Wisudawan yang diwisuda terdiri dari berbagai program, yaitu Program Doktor sebanyak 22 orang, Program Magister 261 orang, Program Pendidikan Spesialis 40 orang, Program Dokter Jenjang Magister 73 orang, Pendidikan Profesi 340 orang, Program Sarjana 1.668 orang, dan Program Diploma 252 orang.
Lebih lanjut, Prof Muryanto menjelaskan bahwa inovasi tanpa kerja keras hanyalah mimpi, dan kerja keras tanpa inovasi seperti berjalan dalam labirin tanpa jalan keluar. Kombinasi keduanya berasal dari kepercayaan diri yang lahir dari kebebasan untuk mengeksplorasi diri, menyampaikan pendapat, dan membuat pilihan yang lebih baik.
Menurutnya, inovasi dan kerja keras yang didasari oleh kepercayaan dapat menghasilkan kesejahteraan yang berkelanjutan jika dilakukan dengan adil, tidak memihak, dan tanpa bias. Artinya, memperlakukan setiap individu secara setara dan membuat keputusan berdasarkan prinsip objektif, bukan berdasarkan prasangka atau kepentingan pribadi.
"Jangan melimpahkan kesalahan kepada orang lain, karena dengan kepercayaan kita bisa membangun budaya yang menghargai keunggulan, tanggung jawab, dan berbagi dengan komunitas," tuturnya.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.