REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bertemu dengan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong di sela-sela World Economic Forum , Hotel Shangri-La Ahad (12/6).
Namun dalam pertemuan tersebut keduanya tidak membahas soal ekstradisi ataupun pemulangan koruptor yang kini berada di Singapura. "Sifat kunjungan kehormatan,"ujar Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional, Teuku Faizasyah, usai pertemuan Ahad (12/6).
Seperti diketahui, Singapura sering dijadikan sejumlah tersangka koruptor dalam negeri sebagai tempat singgah ataupun pelarian. Hal ini tidak terlepas dari belum adanya perjanjian ekstradisi diantara kedua negara.
Menurut Teuku, pertemuan diantara keduanya lebih berbicara masalah ekonomi. Pertemuan tersebut dalam konteks world economic forum. "Waktu terbatas, Kita memaklumi bagaimana bisa memaksimalkan kunjungan tersebut membahas masalah ekonomi,"terangnya.




