Selasa 03 Feb 2026 15:44 WIB

Pengerjaan Istana Wapres di IKN Selesai 100 Persen

Arsitektur Istana Wakil Presiden di IKN mengusung konsep huma betang umai.

Kompleks Inti Ibu Kota Negara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Foto: BPMI Setpres
Kompleks Inti Ibu Kota Negara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

REPUBLIKA.CO.ID, PENAJAM PASER UTARA -- Kemajuan pengerjaan pembangunan fisik gedung Istana Wakil Presiden di Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, telah mencapai 100 persen.

"Progres fisik Istana Wakil Presiden sudah capai 100 persen," ujar Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono ketika ditanya menyangkut pembangunan Istana Wakil Presiden di Sepaku, Penajam Paser Utara, Selasa

Baca Juga

"Saat ini fokus pengerjaan di bangunan Istana Wakil Presiden kepada pengadaan mebel dan interior," tambahnya.

Istana Wakil Presiden di IKN menempati lahan dengan luas 148.417 meter persegi, luas bangunan 32.061 meter persegi dan nilai kontrak pengerjaan lebih kurang Rp1,457 triliun.

Arsitektur Istana Wakil Presiden di IKN mengusung konsep "huma betang umai", merupakan bahasa Dayak, suku asli di Kalimantan Timur, yang bermakna ibu sebagai pengayom, pelindung, pemberi, dan pemelihara.

Rumah panggung dan panjang diangkat menjadi konsep Istana Wakil Presiden, konsep rumah tersebut merupakan ciri khas di Pulau Kalimantan, yaitu di Provinsi Kalimantan Timur, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

"Bangunan Istana hemat energi dan tidak konsumtif karena penting untuk lingkungan, kesehatan pengguna, bangunan, serta kenyamanan," jelas Basuki Hadimuljono.

Istana Wakil Presiden juga mengusung konsep pendingin hibrida sebagai pendingin udara hemat energi yang memaksimalkan sirkulasi udara silang.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement