Rabu 24 Dec 2025 17:39 WIB

Prabowo Puji Satgas PKH: Pendekar dan Patriot Penjaga Masa Depan Bangsa

Kurawa Pandawa, silakan. Evil and the good against evil.

Presiden Prabowo Subianto menyaksikan uang senilai Rp 6,6 triliun hasil sitaan Satgas PKH di Gedung Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (24/12/2025).
Foto: BPMI Setpres
Presiden Prabowo Subianto menyaksikan uang senilai Rp 6,6 triliun hasil sitaan Satgas PKH di Gedung Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (24/12/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Prabowo Subianto memberikan pujian dan rasa bangga kepada jajaran Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) atas keberanian dalam menegakkan hukum. Menurut RI 1, Satgas PKH telah bekerja keras dalam menyelamatkan uang negara Rp 6,6 triliun.

"Terima kasih Satgas PKH, terima kasih keberanian Saudara. Saudara, menurut saya adalah pendekar-pendekar sejati. Kalian adalah patriot-patriot sejati. Kinerja kita, persatuan kita, teamwork kita, semua, kejaksaan, polisi, tentara, kementerian-kementerian yang bekerja," ucap Prabowo di Gedung Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (24/12/2025).

Baca Juga

Menurut dia, keberhasilan Satgas PKH menguasai kembali lebih dari 4 juta hektare kawasan hutan serta menyelamatkan keuangan negara triliunan rupiah merupakan hasil kerja keras di medan yang tidak mudah. Prabowo juga memahami, ada pihak-pihak tertentu di lapangab yang mencoba menganggu kerja Satgas PKH.

"Upaya-upaya perlawanan yang kita mengerti dan kita paham, rakyat yang dihasut, preman-preman yang dibayar untuk menantang dan melawan petugas, ini di tempat yang jauh tidak terlihat oleh media, tidak terlihat oleh kamera, tidak terlihat oleh influencer-influencer, vlogger-vlogger, dan sebagainya," ucap Prabowo.

Menurut dia, perjuangan tersebut dilandasi oleh kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan kecintaan kepada bangsa dan rakyat. "Saudara-sudara bekerja terus, tanpa ragu-ragu, karena kesetiaan saudara-saudara kepada negara kesatuan Republik Indonesia, karena cinta saudara kepada bangsa dan tanah air kita," ujar Prabowo.

Dia pun mengingatkan, perjuangan menegakkan kebenaran selalu menghadapi tantangan. Prabowo mengibaratkan kondisi tersebut sebagai pertarungan antara kebenaran dan kejahatan.

"Pasti ada yang pihak menegakkan kebenaran dan pihak yang berada di jalan yang jahat. Mereka yang zolim, mereka yang batil, mereka yang lurus. Kurawa Pandawa, silakan. Evil and the good against evil,” tutur Prabowo.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement