Selasa 24 Mar 2026 08:55 WIB

Presiden Kontak 8 Pimpinan Negara, Termasuk Abbas dan Erdogan

Prabowo mengontak delapan pimpinan negara, tidak termasuk presiden Iran.

Presiden RI Prabowo Subianto menerima telepon dari sejumlah negara, termasuk Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
Foto: @prabowo
Presiden RI Prabowo Subianto menerima telepon dari sejumlah negara, termasuk Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Prabowo Subianto menjaln komunikasi melalui sambungan telepon dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas dalam rangka menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Komunikasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian silaturahmi RI 1 dengan para pemimpin negara sahabat.

Langkah itu sekaligus upaya mempererat hubungan bilateral Indonesia dan Palestina. "Presiden Prabowo Subianto kembali melanjutkan komunikasi mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri melalui sambungan telepon dengan para pemimpin Muslim negara sahabat," ucap Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Inf Teddy Indra Wijaya di Jakarta, Selasa (24/3/2026)

Baca Juga

Menurut Teddy, dalam konteks itu, komunikasi Prabowo dengan Mahmoud Abbas juga menjadi simbol konsistensi Indonesia dalam memberikan dukungan abadi kepada rakyat Palestina. Indonesia, sambung dia, sejak awal kemerdekaannya, senantiasa menempatkan Palestina sebagai sahabat dekat dengan ikatan historis dan emosional yang kuat.

Dalam berbagai forum internasional, kata Teddy, Indonesia terus berdiri di garis depan dalam mendorong perdamaian yang adil dan bermartabat bagi Palestina. Melalui komunikasi hangat ini, Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung perjuangan rakyat Palestina serta mendorong terciptanya perdamaian dan stabilitas di kawasan.

Selain mengontak Presiden Palestina, Prabowo juga melakukan komunikasi serupa dengan tujuh pimpinan negara sahabat. Mereka adalah Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi, Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Mohammed bin Zayed Al Nahyan, serta Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim. Hanya saja, tidak ada penjelasan mengapa Presiden Iran Masoud Pezeshkian tidak dihubungi Prabowo.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi