Ahad 21 Dec 2025 16:37 WIB

Gibran Janji Bangun Jembatan bagi Siswa SMKN 1 Boronadu

Para siswa mengaku harus menyeberangi sungai setiap hari untuk berangkat ke sekolah.

Rep: Muhammad Noor Alfian Choir/ Red: Erik Purnama Putra
Wapres Gibran Rakabuming Raka berdialog dengan warga di Posko pengungsian BLK Blangkejeren, Gayo Lues, Provinsi Aceh, Rabu (17/12/2025).
Foto: Dok Republika
Wapres Gibran Rakabuming Raka berdialog dengan warga di Posko pengungsian BLK Blangkejeren, Gayo Lues, Provinsi Aceh, Rabu (17/12/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, NIAS SELATAN -- Wapres Gibran Rakabuming Raka memastikan pemerintah akan membangun jembatan bagi warga dan siswa SMKN 1 Boronadu, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara. Gibran mendapat laporan setelah berdialog dengan para siswa yang setiap hari harus menyeberangi Sungai Gomo demi bisa ke sekolah.

"Kemarin saya banyak mendengar masukan dari penduduk di sekitar, terutama dari siswa-siswi yang ada di sini," kata Gibran saat berdialog dengan para pelajar SMKN 1 Boronadu, Nias Selatan, Ahad (21/12/2025).

Baca Juga

Dalam dialog tersebut, Gibran menanyakan langsung kondisi siswa saat berangkat sekolah. Para siswa mengaku harus menyeberangi sungai setiap hari, bahkan saat air meluap akibat hujan. "Jadi yang berdiri di depan ini tiap hari menyeberang sungai?" ucap Gibran.

"Iya, Pak," jawab para siswa serempak.

Gibran juga menanyakan kondisi seragam dan perlengkapan sekolah yang kerap basah akibat menyeberang sungai. "Basah-basahan? Yang cowok-cowok juga? Sepatu dilepas dulu?" kata Gibran.

"Iya, Pak," kata mereka kompak.

"Seragam basah?" tanya Gibran.

"Iya, Pak."

Saat hujan, arus sungai disebut menjadi semakin deras. Namun, mereka tetap memaksakan diri untuk berangkat ke sekolah. "Kalau pas hujan, aliran sungainya makin deras, tetap berangkat ke sekolah?" ucap Gibran.

"Iya Pak," kata siswa.

Mendengar kondisi tersebut, Gibran menegaskan komitmen pemerintah untuk segera membangun jembatan. Tujuannya agar akses pendidikan siswa lebih aman.

"Tadi saya mendarat jam 08.30 WIB dan sampai sini jam 12.30 WIB. Perjalanannya cukup panjang, tapi saya sudah dilapori Ibu Wamen PU. Ini nanti kita bangun jembatan ya. Kita bangun jembatan biar adik-adik tidak basah-basahan lagi," kata RI 2 itu.

Pernyataan tersebut disambut tepuk tangan meriah dari para siswa dan warga yang hadir.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement