REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- KM Putri Lancar Samudera terhempas gelombang tinggi dan tenggelam di Perairan Laut Jawa, Kabupaten Indramayu. Seluruh awak kapal yang berjumlah 18 orang pun terlempar ke laut.
Sebanyak 18 awak itu terdiri dari satu orang nahkoda dan 17 anak buah kapal (ABK). Dari jumlah itu, delapan orang berhasil diselamatkan kapal lain. Sedangkan sepuluh orang lainnya masih dinyatakan hilang.
Upaya pencarian hingga kini dilakukan oleh Tim Rescue Pos SAR Cirebon, RBB Bandung 03 dan KN SAR Setyaki 202, Selasa (16/12/2025).
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, menjelaskan, peristiwa itu bermula saat KM Putri Lancar Samudera B GT-14 bertolak dari Eretan ke daerah penangkapan ikan, pada Ahad (14/12/2025). Kapal yang dinahkodai oleh Daspan itu membawa 17 ABK. “Namun dalam perjalanan, kapal tersapu ombak dan seluruh ABK terjatuh ke laut pada Senin (15/12/2025) sekitar pukul 02.00 WIB ,” ujar Ade, Selasa (16/12/2025).
Setelah terombang-ambing di laut, sebanyak dua ABK berhasil diselamatkan oleh ‘KM Surya Makmur’ dalam keadaan selamat, pada Senin (15/12/2025) pukul 12.00 WIB. Selanjutnya pukul 12.30 WIB, ‘KM Surya Makmur’ kembali menemukan dua ABK lainnya juga dalam keadaan selamat.
Lihat postingan ini di Instagram