Selasa 16 Dec 2025 13:39 WIB

Kapal Tenggelam Dihempas Gelombang Tinggi Laut Jawa, 10 Nelayan Indramayu Hilang

ABK terjatuh ke laut pada Senin dini hari sekitar pukul 02.00 WIB

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Teguh Firmansyah
im SAR Gabungan melakukan upaya pencarian terhadap sepuluh awak kapal KM Putri Lancar Samudera yang  terhempas gelombang tinggi dan tenggelam di Perairan Laut Jawa, Kabupaten Indramayu, Selasa (16/12/2025).
Foto: Dok Basarnas
im SAR Gabungan melakukan upaya pencarian terhadap sepuluh awak kapal KM Putri Lancar Samudera yang terhempas gelombang tinggi dan tenggelam di Perairan Laut Jawa, Kabupaten Indramayu, Selasa (16/12/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- KM Putri Lancar Samudera terhempas gelombang tinggi dan tenggelam di Perairan Laut Jawa, Kabupaten Indramayu. Seluruh awak kapal yang berjumlah 18 orang pun terlempar ke laut.

Sebanyak 18 awak itu terdiri dari satu orang nahkoda dan 17 anak buah kapal (ABK). Dari jumlah itu, delapan orang berhasil diselamatkan kapal lain. Sedangkan sepuluh orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Baca Juga

Upaya pencarian hingga kini dilakukan oleh Tim Rescue Pos SAR Cirebon, RBB Bandung 03 dan KN SAR Setyaki 202, Selasa (16/12/2025).

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, menjelaskan, peristiwa itu bermula saat KM Putri Lancar Samudera B GT-14 bertolak dari Eretan ke daerah penangkapan ikan, pada Ahad (14/12/2025). Kapal yang dinahkodai oleh Daspan itu membawa 17 ABK. “Namun dalam perjalanan, kapal tersapu ombak dan seluruh ABK terjatuh ke laut pada Senin (15/12/2025) sekitar pukul 02.00 WIB ,” ujar Ade, Selasa (16/12/2025).

Setelah terombang-ambing di laut, sebanyak dua ABK berhasil diselamatkan oleh ‘KM Surya Makmur’ dalam keadaan selamat, pada Senin (15/12/2025) pukul 12.00 WIB. Selanjutnya pukul 12.30 WIB, ‘KM Surya Makmur’ kembali menemukan dua ABK lainnya juga dalam keadaan selamat.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement