Jumat 29 Aug 2025 17:20 WIB

Babah Alun Janji Berikan Beasiswa Bagi Adik Affan Kurniawan, Minta Tujuh Hari Masa Berkabung

Masyarakat diminta untuk berpikir jernih meski situasi hati sedang panas.

Rep: Mg159/ Red: A.Syalaby Ichsan
Jenazah Affan Kurniawan saat dibawa ke pemakaman di TPU Karet, Jakarta, Jumat (29/8/2025).
Foto: Republika/Mg160
Jenazah Affan Kurniawan saat dibawa ke pemakaman di TPU Karet, Jakarta, Jumat (29/8/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pengusaha jalan tol nasional, Jusuf Hamka, ikut menghadiri pemakaman Affan Kurniawan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak Cemetery, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025). Setelah prosesi pemakaman, tokoh yang biasa disapa Babah Alun ini menegaskan siap beri bantuan beasiswa untuk adik Affan. 

“Dan saya cuma memesankan di sini, kepada keluarga ananda Affan, adik-adiknya, kalau memang Affan sebagai tulang punggung atau kakak-kakaknya ini semua, kami berkenan untuk membantu misalnya ada yang masih sekolah, kami akan berikan beasiswa,” ujar Babah Alun.

Baca Juga

Affan Kurniawan adalah pengemudi ojek online berusia 21 tahun yang tewas di tengah aksi demonstrasi. Dia tewas setelah dilindas kendaraan taktis Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri, Kamis (28/8/2025).

photo
Politikus Partai Golkar Jusuf Hamka alias Babah Alun - (Republika/Thoudy Badai)

Di keluarganya, Affan adalah anak kedua dari tiga bersaudara. Adik perempuannya, bernama Wulantika Ramadhanti tengah mengenyam bangku sekolah. Maka dari itu, beasiswa ini siap diberikan Babah Alun kepada Wulan, adik Affan hingga dia tamat sekolah.

“Satu, ada satu yang masih (sekolah) perempuan, jadi kami berikan beasiswa sampai tamat,” lanjut dia.

Mendengar pernyataan Babah Alun tersebut, ratusan peziarah termasuk pengemudi ojek online bersorak bahagia. “Alhamdulillah!” sorak para peziarah di TPU Karet Bivak Cemetery, Jumat (29/8/2025).

Melihat musibah yang menimpa keluarga Affan, Babah Alun juga turut menyampaikan rasa belasungkawa dan kesedihannya. Namun, dia menegaskan kepada masyarakat untuk tetap berpikir jernih walaupun situasi hati sedang panas. 

Dia mengimbau masyarakat untuk tetap menyerahkan segala proses hukum kepada pihak berwenang. Dalam tujuh hari ke depan, dia setuju bahwa itu waktu yang tepat untuk berduka cita atas kejadian ini dan tenang terlebih dahulu.

“Semua kita serahkan kepada hukum. Tadi Mbak Oneng bilang, biarkan sampai tujuh hari kita semua turut berduka cita dan kita tenangkan,” jelas dia.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement