Jumat 29 Aug 2025 16:54 WIB

Inggris Larang Israel Berpartisipasi di Pameran Senjata DSEI London

Situasi di Jalur Gaza menjadi alasan Israel dilarang ikut pameran senjata DSEI.

Stan Elbit Systems yang tertutup di Paris Air Show pada, Senin, 16 Juni 2025. Pemerintah Inggris dilaporkan larang Israel ikut pameran senjata DSEI.
Foto: Benoit Tessier/Reuters
Stan Elbit Systems yang tertutup di Paris Air Show pada, Senin, 16 Juni 2025. Pemerintah Inggris dilaporkan larang Israel ikut pameran senjata DSEI.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pemerintah Inggris melarang perwakilan Israel berpartisipasi dalam pameran senjata besar, DSEI, di London. Situasi di Jalur Gaza, menurut lapor surat kabar Politico, mengutip seorang juru bicara pemerintah Inggris, menjadi alasan.

"Keputusan pemerintah Israel untuk meningkatkan operasi militernya di Gaza adalah keliru. Oleh karena itu, kami dapat memastikan tidak ada delegasi pemerintah Israel yang akan diundang untuk menghadiri DSEI UK 2025," kata juru bicara tersebut seperti dikutip Politico pada Kamis (28/8/2025).

Baca Juga

Pada saat yang sama, pemerintah Israel diberitahu bahwa larangan tersebut dapat dicabut jika menunjukkan komitmen untuk menghormati hukum humaniter internasional di Jalur Gaza dan wilayah sengketa lainnya, tambah laporan tersebut.

Pada 20 Agustus, stasiun televisi pemerintah Israel, Kan, melaporkan bahwa Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, telah menyetujui operasi untuk merebut Kota Gaza.

Stasiun radio militer Israel, Galei Tzahal, juga melaporkan pada hari yang sama bahwa operasi Israel untuk merebut Kota Gaza akan berlangsung hingga 2026 dan pengerahan hingga 130.000 pasukan cadangan akan dilibatkan pada puncak manuver tersebut.

Pada 21 Agustus, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyetujui rencana komando militer Israel untuk menguasai Kota Gaza sebagai dalih mengalahkan gerakan Palestina, Hamas.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement