Sabtu 05 Apr 2025 11:45 WIB

Liga Arab: Israel Sengaja Langgar Kesepakatan Lewat Serangan ke Palestina, Lebanon, Suriah

Israel menginvasi negara-negara, dan membunuh lebih banyak warga sipil.

Seorang gadis muda Palestina yang terluka akibat serangan udara Israel di sekolah Dar al-Arqam, dibawa untuk dirawat di Rumah Sakit Baptis di Kota Gaza, pada Kamis, 3 April 2025.
Foto: AP Photo/Jehad Alshrafi
Seorang gadis muda Palestina yang terluka akibat serangan udara Israel di sekolah Dar al-Arqam, dibawa untuk dirawat di Rumah Sakit Baptis di Kota Gaza, pada Kamis, 3 April 2025.

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO -- Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmed Aboul Gheit menegaskan serangan yang dilancarkan Israel di wilayah-wilayah Palestina yang diduduki, Lebanon, dan Suriah telah memasuki babak baru yang benar-benar gegabah. Israel, kata dia, sengaja melanggar kesepakatan, menginvasi negara-negara, dan membunuh lebih banyak warga sipil.

Melalui sebuah pernyataan pada Jumat, Aboul Gheit memperingatkan dampak dari kelambanan global terhadap ketidakpatuhan Israel yang terang-terangan terhadap norma-norma hukum internasional.

Baca Juga

"Tampaknya mesin perang Israel tidak mau berhenti selagi para pemimpin penjajah bersikeras menghadapi krisis internal mereka dengan mengekspornya ke luar negeri, dan situasi ini menjadi jelas bagi semua orang," katanya.

Ia menggambarkan terjadinya kembali pembunuhan di Lebanon sebagai pelanggaran perjanjian gencatan senjata yang tidak dapat diterima dan terkutuk. Ia menyebut ini membahayakan stabilitas kawasan Timur Tengah dan berisiko menciptakan eskalasi yang tak terbendung.

Aboul Gheit menegaskan, tindakan Israel itu bertujuan untuk mengacaukan Suriah dan Lebanon melalui provokasi militer yang tidak bertanggung jawab, yang didorong melalui agenda domestik dengan mengorbankan nyawa warga sipil dan perdamaian kawasan Timur Tengah.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement