Jumat 04 Apr 2025 23:02 WIB

Lalin di Tol Jabodetabek dan Jabar Naik pada H+2 Lebaran

Di GT Halim arah Jakarta sebanyak 63.384 kendaraan atau naik sebesar 8,68 persen.

Kendaraan roda empat yang didominasi pemudik melaju perlahan di Tol Trans Jawa, Semarang-Solo Km 442 B, Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Jumat (4/4/2025). Arus balik pada Jumat (4/4) atau H+3 Lebaran hingga pukul 19:00 WIB, volume kendaraan dari arah Solo dan Jawa Timur yang akan menuju Jawa Tengah bagian barat, DKI Jakarta dan Jawa Barat melalui jalur tersebut terpantau padat merayap.
Foto: ANTARA FOTO/Aji Styawan
Kendaraan roda empat yang didominasi pemudik melaju perlahan di Tol Trans Jawa, Semarang-Solo Km 442 B, Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Jumat (4/4/2025). Arus balik pada Jumat (4/4) atau H+3 Lebaran hingga pukul 19:00 WIB, volume kendaraan dari arah Solo dan Jawa Timur yang akan menuju Jawa Tengah bagian barat, DKI Jakarta dan Jawa Barat melalui jalur tersebut terpantau padat merayap.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) mencatat peningkatan volume lalu lintas (lalin) di ruas tol wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat (Jabar) pada H+2 Lebaran atau Kamis 3 April 2025.

"Pada hari Kamis, 03 April 2025 atau H+2 Idul Fitri 1446 Hijriyah, Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) mencatat peningkatan volume lalu lintas yang diprediksi sebagai lalu lintas silaturahmi dan wisata di Ruas Tol wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat," ujar Senior General Manajer Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Widiyatmiko Nursejati di Jakarta, Jumat (4/4/2025).

Baca Juga

Untuk lalu lintas Jabodetabek, tercatat masih ada peningkatan volume lalu lintas transaksi yang signifikan menuju arah Puncak melalui Gerbang Tol (GT) Ciawi 1. Tercatat sebanyak 38.809 kendaraan atau naik 25,28 persen dibandingkan volume lalu lintas transaksi normal yaitu 30.979 kendaraan.

Sedangkan volume lalu lintas yang kembali ke Jabodetabek dari arah Cikampek dan Puncak yang terdistribusi melalui Gerbang Tol (GT) Halim, GT Cikunir 6 dan GT Ciawi 2 Total tercatat sebanyak 130.855 kendaraan atau naik 40,37 persen dibandingkan volume lalu lintas transaksi normal yaitu 93.224 kendaraan transaksi.

Pantauan volume lalu lintas transaksi di GT Halim arah Jakarta sebanyak 63.384 kendaraan atau naik sebesar 8,68 persen terhadap lalu lintas transaksi normal 58.320 kendaraan. 

Volume lalu lintas transaksi di GT Cikunir 6 arah Jakarta melalui jalan tol MBZ sebanyak 19.419 kendaraan atau naik signifikan sebesar 245,72 persen dari volume lalu lintas transaksi normal sebanyak 5.617 kendaraan.

Kemudian volume lalu lintas transaksi di GT Ciawi 2 arah Jakarta tercatat sebanyak 48.052 kendaraan atau naik signifikan sebesar 64,07 persen dari volume lalu lintas transaksi normal sebanyak 29.287 kendaraan.

Sementara itu di wilayah Jawa Barat, masih terpantau peningkatan volume lalu lintas menuju Bandung dan Rancaekek, tercatat total sebanyak 70.209 kendaraan melintas, atau meningkat sebesar 12,10 persen dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 62.630 kendaraan.

Sedangkan volume lalu lintas meninggalkan Bandung menuju Jakarta, tercatat ada peningkatan volume lalu lintas tercatat total sebanyak 78.643 kendaraan melintas, atau meningkat sebesar 42,93 persen dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 55,021 kendaraan, dengan lalu lintas terdistribusi melalui dua Gerbang Tol yakni GT Cileunyi dan GT Pasteur Tol Padaleunyi.

Volume lalu lintas transaksi yang meninggalkan Bandung atau Jakarta menuju Rancaekek, Garut dan sekitarnya melalui GT Cileunyi tercatat 33.576 kendaraan atau naik sebesar 14,00 persen dibanding lalu lintas normal sebanyak 29.453 kendaraan.

Sedangkan, arah sebaliknya, sebanyak 43.812 kendaraan menuju Bandung atau Jakarta meninggalkan wilayah Rancaekek, Garut dan sekitarnya melalui GT Cileunyi. Volume lalu lintas transaksi di GT tersebut naik signifikan sebesar 65,97 persen dari lalin normal yaitu sebanyak 26.398 kendaraan.

Sementara itu, volume lalu lintas transaksi yang menuju Kota Bandung melalui GT Pasteur tercatat 36.633 kendaraan atau meningkat 10,42 persen dibanding lalu lintas normal sebanyak 33.177 kendaraan.

Kemudian volume lalu lintas transaksi GT Pasteur (masuk) meninggalkan Kota Bandung menuju Jakarta tercatat 34.831 kendaraan atau naik sebesar 21,69 persen dari lalin normal sebanyak 28.623 kendaraan.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement