Kamis 03 Apr 2025 06:40 WIB

AS Periksa Medsos Pemohon Visa, Kritikus Amerika dan Israel akan Ditolak Masuk

Kemenlu AS telah mencabut ratusan visa mereka yang mengkritik AS dan Israel.

Marco Rubio.
Foto: EPA-EFE/CRISTOBAL HERRERA-ULASHKEVICH
Marco Rubio.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio telah memerintahkan para diplomat AS untuk memeriksa aktivitas media sosial (medsos) pemohon visa tertentu yang ingin ke AS. Pemerintahan Trump tak ingin kritikus Amerika dan Israel masuk ke wilayah Paman Sam. Demikian dilaporkan New York Times (NYT) pada Selasa (1/4).

Menurut laporan NYT mengutip dua pejabat, petugas konsuler AS diperintahkan untuk merujuk pemohon visa pelajar dan pengunjung pertukaran ke 'unit pencegahan penipuan' guna menjalani pemeriksaan medsos.

Baca Juga

Perintah itu mengikuti tindakan-tindakan eksekutif Presiden Donald Trump untuk mendeportasi warga negara asing yang dianggap memiliki sikap bermusuhan dengan AS, termasuk sikap anti-Yahudi.

Sejumlah mahasiswa asing telah dideportasi karena keterlibatannya dalam aksi protes pro-Palestina di kampus-kampus.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

Laporan NYT itu menyebutkan bahwa perintah tersebut ditujukan untuk menolak pemohon visa yang pro-Palestina.

Perintah itu menetapkan bahwa permohonan bisa dapat ditolak jika aktivitas daring pemohon mencerminkan sikap bermusuhan terhadap warga negara AS atau budaya AS (termasuk pemerintah, lembaga, atau prinsip dasar).

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement