REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL - Mayoritas warga Eropa Barat mendukung pembalasan terhadap tarif baru yang lebih tinggi yang diancamkan oleh Presiden AS Donald Trump, menurut survei YouGov EuroTrack yang dirilis pada Selasa (1/4).
"Jika AS benar-benar mengenakan tarif pada barang-barang UE, survei menemukan bahwa mayoritas mendukung tarif pembalasan terhadap Amerika," tulis laporan itu, yang menyurvei tujuh negara, yaitu Inggris, Denmark, Prancis, Jerman, Italia, Spanyol dan Swedia.
Warga Denmark menjadi yang paling mendukung pembalasan dengan 79 persen, menurut survei tersebut.
"Di Jerman, yang diperkirakan akan terpukul sangat keras mengingat besarnya industri manufaktur mobil mereka, dua pertiga mendukung (68 persen)," kata laporan itu.
Adapun Italia menjadi negara yang paling tidak mendukung tarif pembalasan dengan 56 persen.
Tarif AS akan berdampak signifikan pada ekonomi Eropa, menurut 60-76 persen negara yang disurvei.
Terkait perdagangan dengan AS hingga saat ini, sekitar 40-67 persen warga Eropa mengatakan bahwa mereka menganggap UE bersikap adil terhadap AS, meskipun Trump mengeklaim kebijakannya "tidak adil".
AS telah mengumumkan kenaikan tarif sebesar 25 persen untuk baja, aluminium, mobil, dan suku cadang mobil, dengan bea masuk lebih lanjut yang diharapkan berlaku untuk semikonduktor, farmasi dan kayu. Trump juga mengancam akan memberlakukan tarif yang luas pada berbagai barang global pada Rabu.