Selasa 02 Apr 2024 14:32 WIB

Heru Budi Curhat Soal Beban Berat Jadi Pj Gubernur DKI Jakarta

Heru Budi bercerita ke Menteri AHY soal beban berat menjadi Pj Gubernur DKI Jakarta.

Rep: Bayu Adji Prihammanda/ Red: Bilal Ramadhan
Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono bersama Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono. Heru Budi bercerita ke Menteri AHY soal beban berat menjadi Pj Gubernur DKI Jakarta.
Foto: Republiika/Bayu Adji P
Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono bersama Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono. Heru Budi bercerita ke Menteri AHY soal beban berat menjadi Pj Gubernur DKI Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY berkunjung ke Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (2/4/2024). Kunjungan AHY adalah untuk mendeklarasikan Jakarta Selatan sebagai kota lengkap, menyusul Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Pusat. 

Kunjungan AHY ke Balai Kota DKI Jakarta itu langsung disambut langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono. Heru juga menunjukkan berbagai hasil dam program kerjanya kepada AHY, yang juga merupakan ketua umum Partai Demokrat itu.

Baca Juga

"Kalau di DKI itu bebannya berat, Pak. Inflasi sedikit Pj Gubernur-nya disorot," kata dia di hadapan AHY dan para hadiri di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Selasa siang. 

Menurut dia, tingkat inflasi di DKI Jakarta selalu menjadi sorotan lantaran inflasi Jakarta memiliki kontribusi 27 persen dari nilai inflasi nasional. Artinya, peran Jakarta dalam pengendalian inflasi nasional sangatlah besar.

Karena itu, Pemprov DKI Jakarta terus berupaya untuk melakukan program ketahanan pangan. Ketika program ketahanan pangan berhasil, beban inflasi di DKI Jakarta akan berkurang. 

Tak hanya masalah inflasi, Heru juga menyebutkan masalah lainnya di Jakarta, seperti banjir. Padahal, banjir yang terjadi sangatlah terkendali, tapi seolah terjadi bencana besar. "Banjir semata kaki, ribut. Padahal cepet surut," kata Heru.

Ia mengaku tetap senang memikul beban itu sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta. Pasalnya, di balik sorotan dan keributan saat ada masalah di Jakarta, ada orang-orang yang sayang dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

"Itu beban-beban yang saya senang saja. Berarti yang memviralkan itu adalah yang sayang dengan Pemda DKI," kata dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement