Jumat 22 Dec 2023 19:44 WIB

Dishub Garut Pasang Rambu Penunjuk Arah ke Destinasi Wisata

Pemasangan rambu dilakukan di sepanjang jalan utama perbatasan Kabupaten Bandung.

Wisatawan menjelajahi kawasan Dayeuhmanggung, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, menggunakan jip, Sabtu (26/11/2022). Wisata jip menjadi salah pilihan untuk wisatawan di Kabupaten Garut yang populer sejak setahun terakhir. 
Foto: Republika/Bayu Adji P
Wisatawan menjelajahi kawasan Dayeuhmanggung, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, menggunakan jip, Sabtu (26/11/2022). Wisata jip menjadi salah pilihan untuk wisatawan di Kabupaten Garut yang populer sejak setahun terakhir. 

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Garut, Jawa Barat, memasang rambu-rambu lalu lintas di sejumlah ruas jalan sebagai penunjuk arah ke destinasi wisata. Ini dilakukan agar wisatawan terutama dari luar daerah lebih nyaman dan tidak tersesat saat musim libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

"Rambu-rambu sudah dipasang, terutama rambu penunjuk arah ke tempat wisata," kata Kepala Dishub Kabupaten Garut Satria Budi di Garut, Jumat (22/12/2023).

Baca Juga

Ia menuturkan Dishub Garut bersama instansi lainnya, termasuk kepolisian sudah melakukan peninjauan langsung jalur kawasan wisata dalam rangka pengamanan musim libur Natal dan tahun baru.

"Yang dipasang seperti penunjuk arah, misalkan ketika orang masuk ke Garut sudah ada rambu menuju arah Cipanas, menuju arah Pameungpeuk, menuju arah Darajat, sudah kita pasang," katanya.

Ia mengatakan pemasangan rambu mulai dilakukan di sepanjang jalan utama perbatasan Kabupaten Bandung dengan Garut, yakni wilayah Kecamatan Kadungora. Pemasangan juga dilakukan di jalur utama perbatasan dengan Kabupaten Tasikmalaya.

Selanjutnya, pemasangan rambu dilakukan di setiap persimpangan jalan yang langsung memberikan informasi kepada pengguna jalan dari luar kota tentang arah destinasi wisata yang ada di Kabupaten Garut.

"Kami pasang hanya pada persimpangan-persimpangan jalan yang dianggap membingungkan masyarakat yang akan menuju tempat wisata," katanya.

Ia menambahkan rambu yang dipasang tidak hanya penunjuk arah tempat wisata, melainkan ada rambu peringatan tentang bahaya bencana alam agar pengguna jalan, khususnya wisatawan bisa lebih waspada dan hati-hati saat melewati jalur rawan bencana.

Dishub Garut, kata dia, berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut terkait jalur mana saja yang masuk rawan bencana alam dan perlu dipasang rambu untuk kenyamanan pengguna jalan saat musim libur Natal dan Tahun Baru.

"Terutama di rambu-rambu rawan bencana dan sebagainya, yang pertama untuk rawan bencana kita akan koordinasikan dengan pihak BPBD untuk pemasangan rambu-rambu," kata Satria.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement