Rabu 06 Dec 2023 12:05 WIB

Universitas BSI Dukung SMK Muhammadiyah 5 Jakarta dalam Program Pemberdayaan SMK PK 2023

Program Pemberdayaan SMK jadi wadah untuk membahas lanskap industri digital

Sebagai upaya proaktif untuk membina kolaborasi antara industri, lembaga pendidikan, dan sekolah kejuruan, telah dilaksanakan Forum Group Discussion (FGD) di SMK Muhammadiyah 5 Jakarta pada Senin, 20 November 2023. Acara ini menjadi wadah untuk membahas lanskap industri digital yang terus berkembang dan kompetensi penting dalam desain kreatif dan komunikasi visual (DKV).
Foto: dok UBSI
Sebagai upaya proaktif untuk membina kolaborasi antara industri, lembaga pendidikan, dan sekolah kejuruan, telah dilaksanakan Forum Group Discussion (FGD) di SMK Muhammadiyah 5 Jakarta pada Senin, 20 November 2023. Acara ini menjadi wadah untuk membahas lanskap industri digital yang terus berkembang dan kompetensi penting dalam desain kreatif dan komunikasi visual (DKV).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebagai upaya proaktif untuk membina kolaborasi antara industri, lembaga pendidikan, dan sekolah kejuruan, telah dilaksanakan forum group discussion (FGD) di SMK Muhammadiyah 5 Jakarta pada Senin (20/11/2023). Acara ini menjadi wadah untuk membahas lanskap industri digital yang terus berkembang dan kompetensi penting dalam desain kreatif dan komunikasi visual (DKV).

FGD kali ini menghadirkan narasumber Fahrul Azhar selaku Pendiri Rulstudio yang mewakili perspektif industri. Ia menjelaskan industri digital berkembang pesat. 

“Sangat penting bagi pendidikan kejuruan untuk beradaptasi dan membekali siswa dengan keterampilan yang diperlukan untuk berkembang dalam lanskap yang dinamis ini,” ujarnya dalam keterangan rilis. 

Di sisi lain, Jusuf Fadilah dan Eddy Kusnadi selaku pendamping turut hadir dan bertindak sebagai perwakilan dari Kampus Digital Kreatif Universitas BSI (Bina Sarana Informatika). Menurut Jusuf, acara ini sangat penting untuk menggali pentingnya kemajuan industri digital dan keterampilan penting yang dibutuhkan dalam sektor DKV kreatif. 

 

“Acara ini sangat bermanfaat untuk menekankan pentingnya hubungan simbiosis antara industri dan lembaga pendidikan dalam memastikan kesiapan siswa memasuki dunia kerja. Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi dan membekali siswa dengan keterampilan praktis yang secara langsung memenuhi tuntutan industri,” kata Jusuf.

Diskusi Kelompok Forum diakhiri dengan konsensus untuk mendorong dialog yang berkelanjutan, menetapkan program bimbingan, dan menyesuaikan kurikulum agar lebih selaras dengan kebutuhan industri.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement