Selasa 28 Nov 2023 22:46 WIB

Ketua Sementara KPK Sebut Belum Ada Tersangka Atas Nama Muhamad Suryo

Nawawi juga enggan berkomentar terkait dugaan kedekatan Suryo dan Kapolda Metro Jaya.

Rep: Flori Sidebang/ Red: Agus raharjo
Ketua KPK Sementara Nawawi Pomolango dan dua Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata serta Nurul Ghufron saat memberikan keterangan pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (27/11/2023).
Foto: Republika/ Flori Sidebang
Ketua KPK Sementara Nawawi Pomolango dan dua Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata serta Nurul Ghufron saat memberikan keterangan pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (27/11/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Ketua Sementara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango menegaskan belum ada pengumuman tersangka Muhamad Suryo dalam kasus korupsi yang ditangani KPK. Pernyataan ini disampaikan Nawawi terkait kabar penetapan pengusaha bernama Muhamad Suryo sebagai tersangka dalam kasus suap proyek di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

"Sebelum ada pengumuman tersangka di sini (konferensi pers), belum ada," ujar Nawawi, Senin (27/11/2023).

Baca Juga

Nawawi juga enggan berkomentar soal kabar Suryo memiliki kedekatan dengan Kapolda Metro Jaya Pol Irjen Karyoto. Diketahui, kabar mengenai kedekatan Karyoto dan Suryo ini disampaikan terpidana sekaligus bos PT Istana Putra Agung, Dion Renato Sugiarto dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Semarang, pada Kamis (16/11/2023).

Di hadapan majelis hakim, ia mengaku bahwa informasi tersebut didapatkan dari sesama tahanan KPK di Rutan Polres Jaksel.

 

Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (Dirdik KPK), Asep Guntur menyebut, pengumuman status hukum Suryo akan disampaikan secara resmi melalui konferensi pers.

"Kalau nanti ditetapkan sebagai tersangka atau misalkan diumumkan, pengumuman di KPK tersangka seperti ini, akan diumumkan melalui konpers. Ditunggu saja rekan-rekan," kata Asep kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (27/11/2023).

Asep pun enggan berkomentar lebih banyak mengenai hal ini. Ia meminta kepada para awak media untuk menunggu pengumuman resmi dari KPK. "Yang jelas di kita (KPK), nanti akan diumumkan pada saat konpers. Jadi rekan-rekan tunggu, pasti diumumkan pada rekan-rekan," ujar Asep.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak membenarkan pihaknya telah menetapkan Muhammad Suryo sebagai tersangka dalam kasus ini. Dia menyebut, keputusan ini diambil setelah KPK melakukan gelar perkara.

"Benar (Suryo sudah ditetapkan sebagai tersangka)," kata Johanis dalam keterangan tertulisnya, Ahad (26/11/2023). Namun, dia tak menjelaskan lebih rinci kapan penetapan status tersangka itu dilakukan.

Nama Muhammad Suryo sempat muncul dalam sidang perkara suap proyek di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, dengan terpidana Dion Renato Sugiarto. Dion mengaku pernah diminta mengubah keterangannya di berita acara pemeriksaan (BAP) di KPK oleh pengusaha Muhammad Suryo.

Menurut Dion saat diperiksa sebagai saksi dalam sidang dugaan suap pejabat DJKA dengan terdakwa Kepala Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Jawa Bagian Tengah Putu Sumarjaya dan pejabat pembuat komitmen BTP Jawa Bagian Tengah Bernard Hasibuan di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (16/11/2023), Muhamnad Suryo pernah mendatangi dirinya saat ditahan di Rutan Polres Jakarta Selatan.

"Pernah berkunjung tanpa pemberitahuan ke penyidik. Padahal saat itu yang boleh mengunjungi hanya keluarga," katanya dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua Gatot Sarwadi itu.

Saat bertemu, kata dia, Suryo ingin mengetahui keterangan yang disampaikannya dalam BAP. Kemudian, lanjut dia, Suryo meminta agar dirinya mengubah BAP dan menyatakan tidak mengenalnya.

"Diminta menyampaikan tidak mengenal Suryo dan tidak pernah memberikan uang melalui Yudi (Wahyudi Kurniawan)," katanya.

Usai pertemuan, Dion kemudian diberitahu latar belakang Muhammad Suryo oleh sesama tahanan KPK di rutan Polres Jakarta Selatan tersebut. Ia mengatakan saat itu Bupati Bangkalan yang ditahan bersama dirinya di rutan Polres Jakarta Selatan mengatakan bahwa Muhammad Suryo merupakan orang dekat Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement