Rabu 22 Nov 2023 18:53 WIB

Ini Tujuh Sosok Jenderal yang Berdiri di Barisan Timnas AMIN

Nama Sutiyoso hingga Adang Daradjatun masuk dalam jajaran timnas AMIN.

Rep: Eva Rianti/Teguh/ Red: Teguh Firmansyah
Pengumuman squad lengkap Timnas Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar AMIN di Rumah Perubahan Jalan Diponegoro 10, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (21/11/2023).
Foto: Republika/ Eva Rianti
Pengumuman squad lengkap Timnas Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar AMIN di Rumah Perubahan Jalan Diponegoro 10, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (21/11/2023).

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Calon presiden (capres) Koalisi Perubahan Anies Baswedan dan cawapres Muhaimin Iskandar telah mengumumkan squad lengkap Tim Nasional (Timnas) Pemenangan AMIN. Di antara tim tersebut, terdapat sejumlah purnawiran jenderal yang selama ini dikenal oleh publik. Berikut sosok tujuh nama purnawirawan Jenderal pendukung pasangan AMIN. 

1. Letjen Purnawirawan Sutiyoso

Baca Juga

Sutiyoso merupakan tokoh nasional yang sudah malang melintang di perpolitikan tanah air. Ia pernah menjabat sebagai gubernur DKI pada 1997 sampai 2007 sebelum akhirnya digantikan oleh Fauzi Bowo. Salah satu gagasan yang cukup dikenal dari era Bang Yos adalah pembangunan jalur bus Transjakarta. 

Pria yang lulus Akabri pada 1968 itu juga sempat menjabat posisi strategis lain seperti kepala Badan Intelijen Negara pada 2015 menggantikan Marcioano Norman. 

Kini sosok yang juga pernah duduk sebagai Panglima Kodam Jaya dan Komandan Jenderal pasukan elite TNI AD itu aktif sebagai politikus Nasdem. Di barisan Timnas AMIN, Sutiyoso menjabat sebagai dewan penasihat. 

2.  Komjen Pol Oegroseno

Komjel Pol Oegroseno merupakan mantan Wakil Kepala Polisi Republik Indonesia (Wakapolri) pada 2013-2014. Sosok yang malang melintang di karier kepolisian ini juga pernah menjabat sebagai Kabaharkam Polri (2012-2013), Kapolda Sumut (2010-2011) dan Kapolda Sulteng (2005). 

Pria yang melanjutkan pendidikan Akademi Kepolisian pada 1978 itu, kini masuk di jajaran pendukung Anies dan Muhaimin sebagai anggota dewan penasihat.  

 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement