Jumat 17 Nov 2023 09:47 WIB

Polda Metro Sudah Periksa 91 Saksi Kasus Pemerasan SYL, Tapi Belum Juga Tetapkan Tersangka

Terakhir, Ketua KPK Firli Bahuri diperiksa di Bareskrim Polri pada Kamis.

Rep: Ali Mansur/ Red: Andri Saubani
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Ade Safri Simanjuntak.
Foto:

Pada (16/11/2023), Ketua KPK Firli Bahuri menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan pemerasan terhadap SYL. Selesai pemeriksaan sekitar pukul 13.36 WIB, Firli keluar dari Mabes Polri secara sembunyi-sembunyi menghindari awak media yang menantinya sedari pagi.  

Diduga, Firli Bahuri keluar dari ruang pemeriksaan di Bareskrim Polri melalui Gedung Ruptama Mabes Polri untuk mengelabui awak media. Bahkan sebelum Firli keluar dari Gedung Rupatama dan masuk ke dalam mobil warna hitam dengan pelat nomor B 1917 TJQ, sejumlah orang yang diduga ajudannya memantau gerak-gerik jurnalis.

Sejumlah awak media sempat berupaya mengabadikan momen seseorang yang diduga Firli Bahuri tengah duduk di sebelah kanan kursi penumpang. Pria yang memakai kemeja batik itu tampak menutup mukanya dengan tas. Beberapa orang yang ada di dalam mobil tersebut juga berupaya menghalang-halangi awak media mengambil gambar.

Firli Bahuri sebelumnya membantah tudingan bahwa dirinya kerap mangkir dari pemeriksaan Polda Metro Jaya. Dia menyebut, pihaknya selalu berkoordinasi dengan kepolisian jika berhalangan hadir.

"Kalau dibilang mangkir, enggak pernah mangkir sih. Kenapa saya katakan tidak mangkir? Karena ketidakhadiran kita beri surat, Kepala Biro Hukum, Pendamping KPK datang ke Polda Metro, jadi tidak pernah mangkir," kata Firli kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (14/11/2023).

Firli juga membantah soal isu adanya penyerahan sejumlah uang dari ajudan Syahrul Yasin Limpo kepada ajudannya dalam pertemuan di lapangan bulu tangkis kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat.

"Kalau Anda tanya apakah betul (pertemuan) di lapangan bulu tangkis, pasti ada. Apakah betul ada ajudan saya yang menerima uang dari ajudan SYL, pasti tidak ada. Kenapa tidak ada? Tidak pernah ada ajudan saya pada saat itu karena ajudan saya (kena) covid dan itu bukan pertemuan. Dia (SYL) datang sendiri ketika saya main bulu tangkis," kata Firli.

photo
Kontroversi Firli Bahuri - (Infografis Republika)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement