Rabu 08 Nov 2023 22:47 WIB

DKP3 Pastikan Stok Beras di Sukabumi Aman

Sukabumi akan genjot produksi beras.

Ilustrasi stok beras.
Foto: Dok.Biro Adpim Jabar
Ilustrasi stok beras.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI--Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi memastikan pasokan beras di Kota Sukabumi aman. Meskipun pasokan beras itu sebagian besar didatangkan dari Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Sukabumi.

'' Alhamdulillah pasokan beras aman,'' ujar Kepala DKP3 Kota Sukabumi Adrian Hariadi kepada wartawan, Rabu (8/11/2023). Meskipun pemenuhan hasil pertanian Kota Sukabumi hanya bisa memenuhi kebutuhan 30 persen warga karena terbatasnya lahan.

Baca Juga

Sehingga kata Adrian, pasokan beras didatangkan dari Kabupaten Sukabumi dan Cianjur. Sehingga stok beras dipastikan tetap aman.

'' Kami pun mengecek lokasi pedagang beras aman,'' kata Adrian. Di sisi lain cuaca hujan juga menyebabkan petani bergerak menanam padi dan ke depan stok beras Sukabumi aman.

 

Di sisi lain Adrian mengatakan, harga beras yang naik disikapi dengan turunnya bantuan pangan beras dalam stabilkan komoditas tersebut. Sehingga warga tidak perlu khawatir terkait pasokan beras.

Sebelumnya, upaya mengendalikan harga pangan terus dilakukan di Kota Sukabumi melalui gerakan pangan murah dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan digelar DKP3 Kota Sukabumi di halaman Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Kota Sukabumi, Rabu.

Kegiatan tersebut berkolaborasi antara Pemkot Sukabumi, Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan P3DW Kota Sukabumi. Gelaran pangan murah ini disambut antusias ratusan warga yang membeli kebutuhan pokok masyarakat seperti beras, telur ayam, cabai merah dan lain sebagainya.

'' Kami menstabilkan harga pangan di Kota Sukabumi karena tidak ingin inflasi yang saat ini jadi perhatian nasional,'' ujar Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji disela-sela meninjau gerakan pangan murah. Ia meyakini gerakan pangan murah ini memberikan manfaat bagi warga.

Acara ini kata Kusmana, merupakan kerjasama antara Bapanas karena program pemerintah pusat dan DKP3 Kota Sukabumi. Harapannya dengan kegiatan tersebut masyarakat terbantu dalam membeli pangan yang disubsidi pemerintah.

'' Menstabilkan kebutuhan pokok masyarakat termasuk beras, cabai dan telur ayam,'' ungkap Kusmana. Selain itu kerjasama dengan retail modern untuk menjangkau keterbatasan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar.

Ke depan lanjut Kusmana, akan terus dilakukan gerakan pangan murah dan rencananya akan dilakukan tingkat provinsi di Kota Sukabumi pada 25 November 2023. Upaya ini berkesinambungan agar kondisi harga sembako stabil jangan sampai persedian sembako terbatas.

'' Pasokan beras di Kota Sukabumi hanya memenuhi 30 persen dan mengupayakan persediaan dari daerah sekitar,'' cetus Kusmana. Ia memastikan persediaan beras aman karena punya cadangan pangan pemerintah daerah terus dilakukan bahkan jadi inovasi.

Ke depan lanjut Kusmana akan dilakukan sapa warga di Jabar karena kebutuhan terdigitaliasi dan alokasi lebih cepat.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement