Selasa 31 Oct 2023 17:01 WIB

Anggota DPR Kompak Kenakan Syal Palestina di Sidang Paripurna

Puan mendorong pemerintah terus berdiplomasi untuk kemerdekaan Palestina.

Rep: Eva Rianti/ Red: Agus raharjo
Sejumlah anggota DPR mengenakan syal Palestina saat mengikuti Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan II Tahun Sidang 2023-2024 di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (31/10/2023). Pengenaan syal oleh anggota DPR itu sebagai bentuk solidaritas dan dukungan kepada Palestina yang tengah menghadapi serangan Israel yang telah mengakibatkan ribuan korban meninggal.
Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
Sejumlah anggota DPR mengenakan syal Palestina saat mengikuti Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan II Tahun Sidang 2023-2024 di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (31/10/2023). Pengenaan syal oleh anggota DPR itu sebagai bentuk solidaritas dan dukungan kepada Palestina yang tengah menghadapi serangan Israel yang telah mengakibatkan ribuan korban meninggal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Anggota DPR kompak mengenakan syal bergambar bendera Palestina saat rapat paripurna DPR RI ke-8 pada Selasa (31/10/2023). Pimpinan DPR menyatakan komitmen dalam mendukung kemerdekaan Palestina.  

Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan, parlemen Indonesia terus mendorong pemerintah segera mengambil langkah diplomasi untuk memberikan keadilan untuk Palestina. Serta berakhirnya konflik berkepanjangan Israel dan kelompok militan Palestina, Hamas.

Baca Juga

“Merespons konflik bersenjata yang terjadi antara Israel dan kelompok militan Palestina, Hamas, yang telah menewaskan ribuan orang, DPR RI terus mendorong pemerintah untuk mengambil langkah diplomasi dalam mendukung penyelesaian yang adil bagi Palestina,” kata Puan dalam rapat paripurna di Gedung DPR RI, dikutip dari siaran langsung Youtube DPR RI, Selasa (31/10/2023).

Isu Palestina yang disampaikan oleh Puan dalam sidang paripurna itu disebut sebagai salah satu hal yang menjadi atensi DPR RI dalam masa persidangan II Tahun Sidang 2023-2024. Puan menekankan bahwa legislatif terus mendorong eksekutif untuk menyuarakan kemerdekaan bagi rakyat Palestina.

 

“Serta terus menyuarakan pengakuan internasional terhadap terhadap kedaulatan dan kemerdekaan rakyat Palestina,” ujar Puan, disambut gemuruh tepuk tangan para anggota dewan.  

Puan mengaku pihaknya akan konsisten menyuarakan pengakuan internasional terhadap kedaulatan rakyat Palestina. Pada masa persidangan, lanjutnya, DPR RI melakukan serangkaian bilateral dengan berbagai negara, yakni Korea Selatan, Afrika Selatan, Polandia, dan Uni Eropa.

“DPR RI akan terus berupaya untuk dapat melaksanakan tugas diplomasi antarparlemen, sehingga Indonesia memiliki posisi politik luar negeri yang semakin kuat,” tutur dia.

Sebelumnya diketahui, konflik Palestina-Israel terus bergulir hingga saat ini. AP News memberitakan ada sekitar 8.000 orang di Palestina meninggal dunia akibat serangan udara Israel. Sebagian besar dari korban adalah perempuan dan anak-anak.

Di berbagai negara, masyarakat dunia menyuarakan simpati dan kepedulian pada rakyat Palestina dengan melakukan upaya demonstrasi. Termasuk di Indonesia, ribuan orang melakukan aksi dukung Palestina di depan Kedubes AS di Jakarta Pusat pada Sabtu (28/10/2023) lalu sebagai bentuk perlawanan atas agresi Israel di Palestina.

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi sebelumnya juga turut mengutuk agresi Israel yang melakukan pengeboman rumah sakit dan tempat ibadah di Jalur Gaza. Retno berbicara di Debat Terbuka Dewan Keamanan PBB tentang Palestina yang digelar di Kantor PBB di New York, Amerika Serikat, Selasa (24/10/2023). Dalam kesempatan itu Retno mendesak Dewan Keamanan PBB mengemban tugas dan tanggung jawabnya untuk menghentikan perang di Gaza.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement