Jumat 20 Oct 2023 16:47 WIB

Pedagang Kebayoran Lama Keluhkan Omzet Menurun, Ini Solusi Kaesang

Ketum PSI sekaligus anak Presiden Jokowi, Kaesang blusukan ke Pasar Kebayoran Lama.

Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep. Ketum PSI sekaligus anak Presiden Jokowi, Kaesang blusukan ke Pasar Kebayoran Lama.
Foto: Republika/Prayogi
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep. Ketum PSI sekaligus anak Presiden Jokowi, Kaesang blusukan ke Pasar Kebayoran Lama.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep blusukan ke Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, untuk menyerap aspirasi masyarakat khususnya para pedagang, Jumat (20/10/2023).

Kedatangan Kaesang disambut meriah oleh para pedagang dan pengunjung pasar Kebayoran Lama. Kaesang juga dengan ramah memenuhi permintaan sejumlah pedagang dan pengunjung pasar untuk berswafoto, dalam blusukan tersebut Kaesang didampingi anggota Dewan Pembina PSI Isyana Bagoes Oka.

Baca Juga

Usai berkeliling pasar, Kaesang kemudian berbincang dengan perwakilan pedagang dan salah satu aspirasi yang disampaikan pedagang adalah permintaan relokasi.

"Salah satunya di sini adalah masalah untuk relokasi pasar, karena kita lihat sendiri semua banyak pedagang yang berjualan di emperan, apalagi dari mereka yang meminta untuk bisa dapat tempat berjualan yang jauh lebih nyaman," kata Kaesang.

 

Kaesang kemudian mengungkapkan relokasi pedagang dalam jumlah besar akan membutuhkan upaya ekstra, khususnya dengan lahan di Jakarta yang sangat terbatas.

"Tadi saya menyarankan apakah mau kalau misalnya pasar ini (Kebayoran Lama) direnovasi," ujarnya.

Usulan tersebut disambut baik oleh para pedagang di Pasar Kebayoran Lama. Aspirasi pedagang tersebut selanjutnya akan disampaikan ke DPRD DKI Jakarta untuk ditindaklanjuti.

"Yang bisa kita lakukan kan kita punya ada beberapa teman kita yang ada di DPRD. Kita dorong, kan kami pasti selalu catat apa poin yang kita dengar habis itu nanti kita kasih teman-teman yang ada di legislatif untuk menyuarakan," ujar Kaesang.

Salah seorang pedagang juga mengungkapkan adanya penurunan omset akibat ketatnya persaingan dengan pedagang daring.

"Pasti sama semua, tapi mau gimana pun kita harus tahu zaman juga berubah. Nah nanti kita juga ada teman-teman PSI, kita coba carikan solusi apakah kita bikinkan sebuah tempat aplikasi wadah ibu-ibu bapak-bapak pedagang di sini supaya bisa berjualan online juga," pungkasnya.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement