Kamis 05 Oct 2023 18:13 WIB

Heru Budi Ancam Copot Pejabat Promosikan ASN Berkinerja Buruk

Pj Gubernur DKI Heru Budi mengancam akan mencopot pejabat promosikan ASN buruk.

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono. Pj Gubernur DKI Heru Budi mengancam akan mencopot pejabat promosikan ASN buruk.
Foto: Antara
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono. Pj Gubernur DKI Heru Budi mengancam akan mencopot pejabat promosikan ASN buruk.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengatakan tidak segan mengganti pejabat yang mempromosikan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintahannya yang terbukti memiliki kinerja buruk.

"Hari ini siapa yang mengusulkan (para eselon 3 dan 4) promosi, saya percaya. Tapi kalau saya cek sebulan dua bulan kinerjanya tidak baik, yang mengusulkan saya ganti. Tapi yang bersangkutan biarkan aja. Begitu ya aturan mainnya," kata Heru saat melantik Pejabat Pengawas, Administrator dan Fungsional di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (5/10/2023).

Baca Juga

Heru juga mengingatkan kepada para pejabat eselon III dan IV untuk bekerja secara baik. Peringatan tersebut disampaikan Heru sambil membagikan pengalamannya saat menjabat Wali Kota Jakarta Utara.

Heru mengatakan ketika itu dia merasa kurang yakin dengan adanya anak buah yang baru dilantik oleh Gubernur untuk menjadi Kepala Suku Dinas (Kasudin).

"Berdasarkan catatan yang saya terima yang bersangkutan belum pantas jadi Kasudin di Pemkot Jakarta Utara, tapi karena saya menghormati keputusan gubernur saat itu, saya hargai," ujar Heru.

Lalu, Heru mengajak pejabat yang baru saja dilantik itu untuk berkeliling di wilayah Jakarta untuk mengetahui apakah kinerjanya setelah dilantik sesuai atau tidak dengan tugas, pokok, dan fungsi (tupoksi) jabatannya.

Setelah berkeliling, Heru mengatakan dugaannya benar bahwa kinerja pejabat tersebut tidak sesuai dengan harapannya, kemudian Heru langsung menghubungi kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

"Yang saya duga benar, kinerjanya tidak sesuai saya harapkan. Saya tidak minta dia diganti, tapi saya telepon kepala BKD saya bicara untuk mengganti kepala dinasnya. karena kepada dinas yang mengusulkan, tahun berapa?" jelas Heru.

Lebih lanjut, Heru menegaskan bahwa pejabat eselon III dan IV yang dilantik saat ini atas rekomendasi dari pejabat lain harus dapat menunjukkan kemampuannya, dan membuktikan serta menjaga kepercayaan orang yang sudah merekomendasikan.

Heru melantik dan mengambil sumpah jabatan 321 pejabat Pengawas, Administrator dan Fungsional di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Adapun rincian pejabat yang dilantik yaitu Administrator (Eselon III) sebanyak 26 orang dan Pengawas (Eselon IV) sebanyak 280 orang dari Sekretariat Kota Administrasi Jakarta Selatan, 13 pejabat Fungsional dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta (Tenaga Kesehatan), dan dua pejabat Fungsional Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta (Tenaga Kependidikan).

Sebelumnya, Heru menjelaskan bahwa para ASN tidak bisa bersikap seenaknya ketika memiliki keluarga ataupun kerabat yang kedudukannya lebih tinggi. Heru menegaskan, sudah seharusnya para pejabat eselon III dan IV bisa menunjukkan kinerja terbaiknya jika ingin mendapatkan apresiasi ataupun kedudukan seperti naik jabatan.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement