Kamis 05 Oct 2023 13:22 WIB

PT KAI Rekayasa Operasional Kereta Jarak Jauh di Stasiun Gambir Saat HUT TNI

Pengaturan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas.

Sejumlah penumpang naik ke dalam gerbong KA Argo Semeru di Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (1/6/2023). PT Kereta Api Indonesia (Persero) meluncurkan KA Argo Semeru relasi Surabaya Gubeng-Gambir yang terdiri dari sembilan kereta kelas eksekutif dengan total kapasitas 450 tempat duduk.
Foto: ANTARA FOTO/Didik Suhartono
Sejumlah penumpang naik ke dalam gerbong KA Argo Semeru di Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (1/6/2023). PT Kereta Api Indonesia (Persero) meluncurkan KA Argo Semeru relasi Surabaya Gubeng-Gambir yang terdiri dari sembilan kereta kelas eksekutif dengan total kapasitas 450 tempat duduk.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta merekayasa operasional kereta api jarak jauh (KAJJ) yang berangkat dari Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (5/10/2023).

Pengaturan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan lalu lintas di beberapa titik akses menuju dan dari Stasiun Gambir karena adanya Upacara Peringatan HUT Ke-78 TNI yang dilaksanakan di Monas, Jakarta Pusat.

Baca Juga

KAI Daop 1 Jakarta mencatat terdapat sembilan KA keberangkatan dan empat KA kedatangan Stasiun Gambir berhenti di Stasiun Jatinegara Jakarta Timur untuk naik dan turun penumpang.

"Rekayasa operasi kereta api, yaitu dengan memberhentikan delapan KAJJ keberangkatan Stasiun Gambir di Stasiun Jatinegara, di mana dalam kondisi normal KA-KA tersebut tidak berhenti," ujar Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta Ixfan Hendri Wintoko melalui keterangannya di Jakarta, Kamis.

 

Adapun delapan KAJJ terdampak rekayasa operasi tersebut, yakni untuk keberangkatan terdiri atas KA 18 (Argo Semeru) berangkat Stasiun Gambir pukul 06.20 WIB, KA 38 (Argo Parahyangan) berangkat Stasiun Gambir pukul 06.30 WIB, KA 14 (Muria) berangkat Stasiun Gambir pukul 07.00 WIB, dan KA 52 (Argo Parahyangan) berangkat Stasiun Gambir pukul 07.20 WIB.

Selanjutnya, KA 34 (Argo Parahyangan) berangkat Stasiun Gambir pukul 08.05 WIB, KA 2 (Argo anggrek) berangkat Stasiun Gambir pukul 08.20 WIB, KA 26 (Argo Cheribon) berangkat Stasiun Gambir pukul 08.30 WIB, KA 10 (Argo Dipangga) berangkat Stasiun Gambir pukul 08.50 WIB, dan KA 80F (Manahan) berangkat Stasiun Gambir pukul 10.30 WIB.

Sedangkan untuk kedatangan, yakni KA 59 (Bima) datang Stasiun Gambir pukul 06.00 WIB, KA 33 (Argo Parahyangan) datang Stasiun Gambir pukul 07.40 WIB, KA 25 (Argo Cheribon) datang Stasiun Gambir pukul 08.03 WIB, dan KA 43 (Argo Parahyangan) datang Stasiun Gambir pukul 08.45 WIB.

"Adanya pengaturan tersebut sebagai alternatif keberangkatan diharapkan para pelanggan KA tetap dapat berangkat tepat waktu dan dapat menyesuaikan waktu keberangkatannya agar tidak tertinggal KA," kata Ixfan.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement