Selasa 05 Sep 2023 09:24 WIB

Viral Bau Bangkai Menyengat di Tangerang Berasal dari Ribuan Kelelawar Mati Membusuk

Awalnya warga khawatir ada bangkai manusia karena bau yang sangat menyengat.

Rep: Fergi Nadira B/ Red: Gita Amanda
Ratusan kelelawar beterbangan, (ilustrasi).
Foto: ANTARA/Kornelis Kaha
Ratusan kelelawar beterbangan, (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Viral beredar di media sosial sebuah video yang merekam warga Tangerang berkerumun mencari asal muasal bau bangkai menyengat. Video awalnya diunggah oleh akun TikTok @irham12firdaus pekan lalu yang tampaknya diunggah untuk kedua kalinya, sebab unggahan yang pertama dilarang TikTok.

"Bau bangkai yang membuat geger warga Tangerang," tulis narasi dalam video tersebut di akun TikTok @irham12firdaus dikutip Republika di Jakarta pada Selasa (5/9/2023).

Baca Juga

Dalam video tersebut terlihat banyak warga berkumpul memakai masker di satu titik rumah warga tampak khawatir tentang bau bangkai tersebut. Kemudian para warga menelusuri asal bau tersebut.

"Ramai nih, dikhawatirkan ada bangkai manusia, bau banget," kata pengunggah dalam video tersebut.

Awalnya, warga menghiraukan bau tersebut. Namun setelah dibiarkan selama dua pekan, bau tidak kunjung hilang sehingga warga berinisiatif mencari tahu asal bau itu.

Dalam video lanjutan yang diunggah, beberapa warga dan tim Damkar hingga relawan menelusuri gedung-gedung terbengkalai. Warga kemudian menggeledah sebuah atap di salah satu gedung terbengkalai yang diduga sebagai sumber bau.

Setelah berhasil terbuka, warga sempat menunda penelusuran karena bau yang amat menyengat sehingga membutuhkan oksigen. Dan ternyata bau bangkai tersebut berasal dari ribuan kelelawar yang mati dan membusuk.

Tim Damkar dan para relawan mengumpulkan kurang lebih 12 karung yang berisi bangkai kelelawar yang kemudian dikubur. "Ada juga beberapa bangkai kelelawar yang dibawa oleh dokter hewan untuk diuji ke laboratorium," kata akun TikTok @irham12firdaus di video lanjutannya.

Akun tersebut mengatakan, penemuan bangkai berlokasi di Desa Rajeg ,Tangerang, Banten. Unggahan tersebut ramai dan membuat warganet khawatir akan terciptanya virus baru.

"Awal tercipta corona di Wuhan kan dari kelelawar kalau gak salah," kata salah satu warganet berkomentar.

"Hati-hati kalo kelelawar yg mati jadi virus, lebih baik jgn pakai tgn kosong n pakai masker. pulang krumah lgs mandi dan ganti baju," kata komentar lain.

"Hampir sama kejadian di Australia, yg penyebabnya cuaca ekstrim suhu panas," kata komentar lain.

"Menunggu hasil lab, mudah-mudahan tidak kenapa-napa," kata yang lain berkomentar.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement