Rabu 30 Aug 2023 21:35 WIB

Tol Simpang Indralaya-Muara Enim Sepanjang 60,5 Km Dioperasikan Gratis

Tol Indralaya-Prabumulih karya PT Hutama Karya dirasakan manfaatnya oleh warga Sumsel

Rep: Novita Intan/ Red: Erik Purnama Putra
Kendaraan melintasi jalan Tol Trans Sumatera ruas Simpang Indralaya-Muara Enim seksi Simpang Indralaya-Prabumulih KM56 di Paya Besar, Payaraman, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumsel, Selasa (29/8/2023).
Foto: Antara/Nova Wahyudi
Kendaraan melintasi jalan Tol Trans Sumatera ruas Simpang Indralaya-Muara Enim seksi Simpang Indralaya-Prabumulih KM56 di Paya Besar, Payaraman, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumsel, Selasa (29/8/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Hutama Karya (Persero) mulai mengoperasikan Jalan Tol Trans Sumatera ruas Simpang Indralaya-Muara Enim Seksi Indralaya-Prabumulih di Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) mulai Rabu (30/8/2023), tepat pada pukul 08.00 WIB. Jalan tol sepanjang 60,5 kilometer (km) beroperasi secara gratis atau tanpa tarif.

Dalam open traffic perdana Tol Indralaya-Prabumulih, Gubernur Sumsel Herman Deru ikut menjajal secara langsung pertama kalinya sekaligus tapping kartu di Gerbang Tol Prabumulih. Dia menyampaikan, pembangunan jalan Tol Indralaya-Prabumulih yang dibangun oleh Hutama Karya pasti dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sumsel.

"Bisa dilihat animo masyarakat yang menggunakan tol ini sangat tinggi, padahal baru dibuka operasionalnya hari ini. Jalan tol ini menjawab permasalahan kemacetan yang ada wilayah sekitar dan memangkas waktu tempuh yang selama ini bisa dua jam hingga 2,5 jam dari Indralaya ke Prabumulih menjadi hanya satu jam saja," ujarnya dalam keterangan tulis di Jakarta, Rabu (30/8/2023). 

Direktur Operasi III Hutama Karya Koentjoro menambahkan, saat ini jalan tol masih belum bertarif selama masa sosialisasi. Meski demikian, dia mengimbau agar pengguna jalan harus tetap menyiapkan kartu uang elektronik dapat tapping kartu dan menggunakan satu kartu untuk satu kendaraan saat memasuki gerbang tol.

"Selain itu, kami menegaskan bahwa pengguna jalan yang melintas dari arah Indralaya menuju Palembang atau sebaliknya melalui Tol Palembang-Indralaya tetap dikenakan tarif normal, karena Tol Palembang-Indralaya sudah beroperasi normal dengan tarif," ucap Koentjoro.

Dari sisi volume lalu lintas harian rata-rata, Koentjoro menargetkan, sebanyak lebih dari tiga ribu kendaraan dapat melintas ruas tol tersebut setiap harinya.

Arina Novianti, pengguna jalan tol pertama yang ingin melintas dari arah Indralaya menuju Prabumulih juga menyampaikan, selama melintas jalan tol dalam kondisi baik dan tidak ada kendala. Dia pun senang kini mobilitas sehari-hari menjadi lebih cepat.

"Alhamdulillah kami senang sekali dengan adanya tol ini, pembayarannya pun masih gratis sesuai dengan informasi. Kami berharap dengan adanya tol ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dengan efisien waktu maupun biaya yang diberikan," tutur Arina.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement