Jumat 28 Jul 2023 07:16 WIB

DLH Kabupaten Garut Menyebut Ada Unsur Kesengajaan Kebakaran TPA Pasir Bajing

DLH Kabupaten Garut sudah berkoordinasi dengan aparat kepolisian.

Rep: Bayu Adji/ Red: Agus raharjo
Petugas Disdamkar Garut melakukan pemadaman api dan kepulan asap di TPA Pasirbajing, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Rabu (5/7/2023).
Foto: Dok. Disdamkar dan DLH Kabupaten
Petugas Disdamkar Garut melakukan pemadaman api dan kepulan asap di TPA Pasirbajing, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Rabu (5/7/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pasir Bajing di Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, telah berhasil dipadamkan sejak beberapa hari lalu. Namun, penyebab kebakaran yang sempat membuat layanan pengangkutan sampah terganggu itu masih belum diketahui.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut Jujun Juansyah mengatakan, ada indikasi unsur kesengajaan dalam kejadian itu. Berdasarkan laporan yang diterimanya, kebakaran yang menyebabkan warga sekitar TPA Pasir Bajing terdampak asap itu berawal dari titik pembuangan yang sudah tidak aktif.

Baca Juga

"Saya menemukan adanya indikasi kebakaran itu disengaja. Berdasarkan informasi dari UPT TPA Pasir Bajing, ada timbunan yang seolah disengaja," kata dia saat dikonfirmasi Republika.co.id, Kamis (27/7/2023).

Kendati demikian, ia belum bisa memastikan pelaku maupun motif munculnya kebakaran tersebut. Pasalnya, selama ini tidak pernah ada masalah mengenai keberadaan TPA Pasir Bajing dengan masyarakat setempat.

 

Menurut dia, petugas di lapangan juga selalu memberikan pembinaan kepada pemulung agar tidak melakukan pembakaran di kawasan TPA Pasir Bajing. "Selama ini selalu kondusif," ujar Jujun.

Jujun menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk menyelidiki penyebab kebakaran tersebut. Ia menilai, penyebab kebakaran itu penting untuk diketahui agar kejadian serupa tak berulang di kemudian hari.

"Kami akan terus koordinasi dengan polisi untuk melakukan penyelidikan. Ini tidak boleh terjadi kembali," kata dia.

Ihwal kondisi api di TPA Pasir Bajing, Jujun mengatakan, itu sudah bisa dikendalikan sejak beberapa hari ke belakang. Namun, masih ada kepulan asap dalam skala kecil yang muncul di beberapa titik.

Menurut dia, kepulan asap itu tak lagi berdampak ke masyarakat yang tinggal di sekitar TPA Pasir Bajing. Kondisi itu juga disebut tak memengaruhi operasional pengangkutan sampah ke TPA Pasir Bajing.

"Saat ini, operasional pengangkutan sampah sudah berjalan kembali. Asap yang ke lingkungan juga sudah jauh berkurang," kata Jujun.

Sebelumnya, TPA Pasir Bajing dilaporkan mengalami kebakaran sejak tiga pekan lalu. Baru pada Ahad (23/7/2023), api baru bisa dipadamkan. Kebakaran yang terjadi di tempat pembuangan sampah itu sempat mengganggu pengangkutan sampah. Selain itu, kebakaran juga menyebabkan puluhan warga di sekitar kawasan TPA Pasir Bajing terdampak.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement