Rabu 19 Jul 2023 16:23 WIB

Prabowo dan Erick Bertemu Jokowi, Waketum PAN Singgung Posisi Cawapres

Presiden Jokowi undang Prabowo Subianto dan Erick Thohir makan siang di Istana Bogor.

Rep: Febryan A/ Red: Erik Purnama Putra
Menhan Prabowo Subianto bersama Menteri BUMN Erick Thohir diajak makan siang oleh Presiden Jokowi di Istana Bogor, Ahad (16/7/2023).
Foto: @prabowo
Menhan Prabowo Subianto bersama Menteri BUMN Erick Thohir diajak makan siang oleh Presiden Jokowi di Istana Bogor, Ahad (16/7/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Amanat Nasional (PAN) angkat bicara terkait pertemuan antara Menteri Pertahanan (Menhan) sekaligus calon presiden (capres) Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Menteri BUMN Erick Thohir serta Presiden Jokowi di Istana Bogor pada Ahad (16/7/2023).

PAN digadang-gadang sebagai partai yang mendorong Erick menjadi cawapres pendamping Prabowo. Wakil Ketua Umum DPP PAN, Viva Yoga Mauladi mengatakan, dirinya belum tahu detail maupun topik bahasan dalam pertemuan tiga orang tersebut.

Baca Juga

Ketika ditanya apakah pertemuan itu merupakan pertanda menguatnya wacana duet Prabowo dan Erick untuk Pilpres 2024, Viva menegaskan, ketua umum PSSI itu memang cawapres yang potensial. Hal itu karena Erick punya elektabilitas tertinggi di antara kandidat lainnya.

"Yang jelas bahwa Erick Thohir adalah figur yang menempati peringkat satu jika disurvei oleh lembaga-lembaga survei untuk posisi bakal cawapres," kata Viva kepada Republika.co.id di Jakarta, Rabu (19/7/2023).

 

Survei LSI pada awal Juli menempatkan Erick sebagai cawapres dengan elektabilitas tertinggi, yakni di angka 21,2 persen. Survei Indikator Politik Indonesia pada akhir Mei juga menemukan, Erick adalah cawapres dengan elektabilitas teratas.

Viva menjelaskan, posisi cawapres adalah unsur penting untuk menentukan konfigurasi politik dan pemenang Pilpres 2024. Oleh sebab itu, sambung dia, saat ini belum ada capres yang meraih elektabilitas di atas 50 persen.

Sehingga, sosok cawapres yang tepat dipilih harus bisa mendongkrak elektabilitas capres. "Oleh karena itu, posisi cawapres menjadi signifikan. Nilai elektoral Erick cukup bagus dan berpotensi dilirik oleh capres lainnya," kata Viva.

Meski elektabilitas Erick tinggi dan kerap bertemu, tapi PAN belum menetapkan sosok yang akan diusung secara resmi sebagai capres dan cawapres. Viva menyebut, PAN akan mengumumkan arah dukungan dalam beberapa pekan ke depan. "Akan diumumkan langsung oleh Ketum PAN Zulkifli Hasan," ujarnya.

Prabowo dan Erick menghadap Presiden Jokowi di Istana Bogor pada Ahad. Hal itu diketahui lewat unggahan akun Instagram resmi Prabowo. Ketua Umum Partai Gerindra itu mengunggah sebuah foto yang menampilkan dirinya, Jokowi, dan Erick duduk bersama di ruang makan Istana Bogor.

"Saya dan Pak @erickthohir menerima arahan dari Presiden @jokowi. Industri pertahanan nasional Indonesia harus kuat dan semakin maju," kata purnawirawan Letjen TNI AD itu dalam unggahannya.

Ketika dikonfirmasi, Prabowo tidak membantah soal kehadiran Erick merupakan pertanda bahwa ketum PSSI itu akan menjadi pendampingnya. "Ini proses yang berkembang, diskusi, dialog koalisi akan dibangun. Kita lihat perkembangannya," kata Prabowo kepada awak media di kediamannya, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (18/7/2023) malam WIB.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement