Senin 10 Jul 2023 12:00 WIB

Relawan Dorong Para Ibu di Lampung untuk Lihat Peluang dari UMKM Kuliner Roti Jadul

Pelatihan ini untuk menciptakan pekerja dan wirausaha baru.

Pelatihan pembuatan roti jadul di wilayah Pajajaran, Jagabaya 1, Wayhalim, Bandar Lampung, Lampung, Lampung.
Foto: Dok. Web
Pelatihan pembuatan roti jadul di wilayah Pajajaran, Jagabaya 1, Wayhalim, Bandar Lampung, Lampung, Lampung.

REPUBLIKA.CO.ID, LAMPUNG -- Semangat mendorong para ibu untuk menggerakkan ekonomi keluarga melalui pelatihan UMKM kuliner terus dilakukan. Seperti yang terlihat dalam pelatihan pembuatan roti jadul di wilayah Pajajaran, Jagabaya 1, Wayhalim, Bandar Lampung, Lampung. 

Koordinator Wilayah Mak Ganjar Lampung Noor Nadhia mengatakan, diadakannya kegiatan ini untuk meningkatkan kemampuan para emak-emak di daerah Lampung agar bisa membuat roti. 

Baca Juga

Dia menilai pelatihan ini sangat bermanfaat karena bisa menjadi bisnis sampingan sehingga menambah penghasilan masyarakat sekitar. "Bisa menjadi usaha rumahan sehingga membantu perekonomian masyarakat sekitar," ujar Noor seperti dilansir pada Senin (10/7/2023). 

Dia menambahkan, pelatihan ini juga untuk menciptakan pekerja dan wirausaha baru dalam industri kecil menengah, mengingat banyak para UMKM di wilayah ini tutup akibat pandemi Covid-19 yang berkepanjangan. 

"Usai pandemi covid 19, banyak sekali industri rumahan di sini yang gulung tikar," kata dia. 

Dia menyebut kegiatan tersebut mendapatkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat sekitar. Banyak ibu-ibu mengikuti pelatihan tersebut karena dinilai bermanfaat. 

Selain itu, Noor mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Mak Ganjar terhadap UMKM setempat. 

Sulistya, salah satu peserta mengapreiasi pelatihan pembuatan roti yang diadakan oleh Mak Ganjar. Dia mengatakan, pelatihan ini sangat bermanfaat karena bisa menghasilkan sumber ekonomi masyarakat sekitar. 

"Kegiatan ini positif banget karena ibu-ibu di sini bisa membuat roti sehingga bisa menjadi penghasilan sampingan," kata dia. 

Sebelumnya, upaya kelompok serupa untuk mendorong para ibu agar kreatif juga dilakukan dengan menggelar pelatihan pembuatan opak dari ubi kayu bersama ibu-ibu di Desa Sukasari, Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatra Utara. Koordinator Wilayah Sumut, Nour Wahyuni mengatakan pelatihan tersebut dilaksanan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat sekitar dalam membuat camilan.

Menurut Nour, opak merupakan camilan yang memiliki rasa gurih. Camilan itu kini banyak diminati oleh lintas masyarakat, sehingga jika ditekuni bisa menjadi bisnis sampingan.

"Camilan ini jika ditekuni bisa menjadi sumber ekonomi. Karena camilan ini mempunyai rasa yang gurih dan banyak seluruh masyarakat menyukai opak," kata Nour, demikian dilansir dari Antara

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement